"Saya menganggap bahwa yang paling utama diperbaiki adalah manajemennya atau manusianya. Karena tidak ada gunanya mesin baru, jika manusianya yang tidak baik. Seperti jika mengganti onderdil benar-benar yang sesuai dan baru. Jangan onderdil muter, artinya yang lama keluar sebentar, nanti masuk lagi," tutur Dahlan.
Hal ini disampaikan Dahlan saat meresmikan pemancangan tiang pertama pabrik baru Pupuk Sriwijaya (Pusri) senilai Rp 5 trilun di Palembang, Sumatera Selatan Senin (8/4/2013).
Dahlan memuji manajemen Pusri terkait pembangunan pabrik baru ini. Menurut Dahlan, apa yang dilakukan Pusri ini sama dengan pembangunan pabrik gula BUMN yang berhasil bangkit di 2012.
"Makanya di tahun ini pabrik gula belum saya izinkan revitalisasi, karena masih perlu meningkatkan manusianya. Setelah itu baru saya izinkan revitalisasi pabrik gula," kata Dahlan.
(dnl/ang)