Jelang Idul Adha, Pemerintah Jamin Harga Daging di Pasar Tak Melonjak

Jakarta - Pihak Kementerian Pertanian (Kementan) optimistis menjelang Hari Raya Idul Adha harga sapi hidup dan daging sapi di pasar tidak akan mengalami lonjakan. Alasannya stoknya daging maupun sapi hidup cukup. Sehingga permintaan yang tinggi tak akan mempengaruhi harga daging untuk konsumen secara signifikan.

Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner Kementan Ahcmad Junaidi mengatakan harga sapi dan daging sapi jelang Idul Adha diperkirakan tidak akan ada lonjakan harga.


"Ya ini beda kan dengan sapi atau daging sapi yang dijual untuk komersil yang aspeknya ekonomis, kalau sekarang inikan aspeknya ibadah," kata Achmad disela acara Pelapasan Tim Pemantau Hewan Kurban di Kantor Kementerian Pertanian Jl Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan, Senin (7/10/2013).


Achmad mengungkapkan dirinya sudah melakukan pengecekan di beberapa daerah terkait harga sapi untuk Idul Adha tahun ini.


"Ada dibeberapa daerah satu ekor sapi harganya hanya Rp 24 juta dengan berat 600 kilogram, artinya kan harganya Rp 45.000 per Kg lebih murah dari pada harga sapi yang dijual ke pasar untuk aspek ekonomis," ucapnya.


Dia menambahkan terkait stok hewan kurban tahun ini diyakini akan cukup walau tanpa sapi impor.


"Saya hampir 30 tahun mengurusi masalah kurban, tiap tahun tidak ada ceritanya kekurangan sapi, selalu cukup, bahkan di beberapa daerah tahun lalu seperti di Jakarta, Depok dan lainnya kelebihan stok sapi, akhirnya sapi kurban ini malah beralih menjadi sapi ekonomi yang dijual di pasar," tutupnya.


(rrd/hen)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!