Jero Minta Dana ESDM Rp 16,26 Triliun Terserap Habis di Oktober 2014

Jakarta -Pagu indikatif anggaran Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2014 sebesar Rp 16,26 triliun. Menteri ESDM Jero Wacik meminta semua anggaran tersebut dihabiskan sebelum jabatannya berganti.

"Saya minta pada Oktober 2014. Semua anggaran dihabiskan. Uang sudah ada, pekerjaan masih banyak kok tidak digunakan. Jadi sebelum saya tugasnya selesai sebagai Menteri itu anggarannya sudah harus habis," ungkap Jero saat penyerahan DIPA kepada pejabat Eselon I, di KESDM, Jakarta, Selasa (17/12/2013).


Anggaran KESDM tahun 2014 memang lebih sedikit dibandingkan den tahun sebelumnya. Anggaran tahun ini terdiri dari APBN murni sebesar Rp 14,25 triliun dan pinjaman Rp 1,75 triliun.


Jero meminta semua pegawainya agar menghabiskan anggaran sesuai dengan aturan yang berlaku. Proses seperti tender harusnya sudah bisa dilaksanakan pada awal Januari 2014.


"Tahun 2014 saya minta dihabisin dengan aturan yang benar. Karena itu akan mendorong kesejahteraan rakyat," sebutnya.


Dari anggaran tersebut, belanja barang diketahui belanja pegawai Rp 988,32 miliar, belanja barang Rp 5,7 triliun dan belanja modal Rp 9,5 triliun.


Ia menuturkan penyerahan DIPA oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono lebih cepat dari tahun sebelumnya. Sehingga sudah tidak alasan lagi untuk terserap.


"Hari ini baru tanggal 17 Desember. DIPA sudah tiba pada eselon I dan langsung ke eselon II. Dulu ada alasan, kalau serapanya telat, karena baru dimulai bulan April. Sekrang sudah bisa dimulai 1 Januari. Sehingga tidak ada alasan tidak terserap," terangnya.


(mkl/dru)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!