"Masak Pak Dahlan Iskan (Menteri BUMN) nggak berhasil masukin rel ke dalam sana (Tanjung Priok)?" ujar Ahok pada seminar logistik di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (23/9/2014)
Menurutnya, seharusnya sebagai Menteri BUMN Dahlan bisa memerintahkan Pelindo II, selaku operator Pelabuhan di Tanjung Priok agar menyelesaikan pembebasan lahan. Sehingga PT KAI pun bisa melanjutkan pembangunan rel dan stasiun di Priok.
"Nah ini saya bilang Pelindo II itu negara dalam negara. Bikin apa saja seenaknya, kita ngga bisa menyetop dia," sebutnya.
Ahok menambahkan, 65% kendaraan yang masuk ke Pelabuhan Tanjung Priok berasal dari luar Jakarta. Sehingga kemacetan tak bisa dihindari, dampaknya akses untuk arus barang juga menjadi terhambat.
"Sekarang kan Tanjung Priok yang bermasalah karena 65% kendaraan dari luar Jakarta," terangnya.
Proyek ini dikerjakan oleh Kementerian Perhubungan, dengan dukungan BUMN PT Pelindo II dan PT KAI. Targetnya proses pembebasan lahan hingga konstruksi akan tuntas pada 2015.Next
(mkl/hen)
Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!