Buntuti Wall Street, IHSG Masuk Zona 'Merah'

Jakarta -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di teritori negatif. Pelemahan di Wall Street sepertinya menular ke bursa saham negara-negara lain, termasuk Indonesia.

Membuka perdagangan Selasa (30/9/2014), IHSG berada di posisi 5.115,82. Turun 26,19 poin atau 0,51%.


Sementara Indeks LQ45 dibuka di posisi 868,29. Melemah 6,57 poin (0,75%).


Dikutip dari Reuters, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kala pembukaan pasar hari ini adalah Rp 12.190 per dolar AS. Melemah dibandingkan penutupan perdagangan kemarin yaitu Rp 12.145 per dolar AS.


IHSG dan bursa saham negara-negara lain terkena imbas koreksi di Wall Street. Pada perdagangan Senin (29/9/2014), indeks Dow Jones Industrial Average turun 41,93 poin (0,25%) ke posisi 17.071,22. Lalu Indeks S&P 500 turun 5,05 poin (0,25%) menjadi 1.977,8. Sedangkan indeks Nasdaq Composite turun 6,34 poin (0,14%) menjadi 4.505.85.


Pemicu pelemahan di Wall Street adalah aksi demonstrasi besar-besaran di Hong Kong menuntut demokratisasi. Selain itu, investor masih mencermati kemungkinan kenaikan suku bunga di AS yang lebih cepat dari perkiraan.


Bursa regional kebanyakan bergerak di zona merah. Berikut perkembangan sejumlah pasar di Asia:



  • Nikkei 225 melemah 188,85 poin (1,16%) menjadi 16.121,79.

  • Hang Seng melemah 194,41 poin (0,84%) menjadi 23.034,8

  • KOSPI melemah 6,55 poin (0,32%) menjadi 2.020,05.

  • Straits Times melemah 19,75 poin (0,6%) menjadi 3.269,97.


(hds/hds)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!