Saat ini produksi semen perseroan tercatat sekitar 32 juta ton per tahun. Untuk menambah produksi, Semen Indonesia akan membangun pabrik-pabrik baru.
"Saat ini kita sedang bangun pabrik yang cukup besar di Rembang (Jawa Tengah) dan di Sumatera Barat. Itu akan tambah 6 juta. Kemudian kita ada upgrading (pabrik), menambah 2 juta. Semuanya jadi pada 2017," papar Direktur Utama Semen Indonesia Dwi Soetjipto di sela acara peluncuran Majalah BUMN Insight di Toko Merah, Jakarta Kota, Selasa (14/10/2014).
Tahun depan, lanjut Dwi, pabrik-pabrik baru tersebut ditargetkan sudah mulai dibangun. Saat beroperasi penuh pada 2017, total produksi Semen Indonesia akan mencapai 40 juta ton per tahun.
"Kemudian kita akan bergerak di beberapa titik yang akan men-support daya saing perusahaan pada beberapa tahun ke depan," katanya.
Selain itu, perseroan memiliki rencana lain pasca berdirinya 2 pabrik baru dan peningkatakan kapasitas produksi. Semen Indonesia akan membuat pusat produksi semen di wilayah Sumatera bagian utara, Nusa Tenggara Timur, hingga Papua.
"Bisa Sumut atau Aceh. Kita akan sampaikan yang kedua adalah Papua dan NTT, itu sedang kita siapkan untuk next project-nya," sebutnya.Next
(feb/hds)
Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!