Ketua Dewan Pertimbangan Presiden: Harga BBM Harus Naik

Jakarta -Pemerintaan baru di bawah pimpinan presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) dikabarkan akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi pada November 2014. Menurut Emil Salim, Ketua Dewan Pertimbangan Presiden, harga BBM bersubsidi memang harus dinaikkan.

"Harga BBM bersubsidi harus naik. BBM subsidi itu hanya dinikmati pemilik mobil, orang miskin tidak menikmati itu," tegas Emil saat ditemui di Kantor Pusat PT PLN (Persero), Jakarta, Selasa (14/10/2014).


Emil menyarankan kepada pemerintahan Jokowi-JK untuk tetap berani mengambil keputusan menaikkan harga BBM subsidi. Meskipun kondisi politik Indonesia saat ini sedang 'panas' dan partai pendukung pemerintah masih minoritas.


"Jangan kau korbankan kepentingan bangsa ini karena ego politik," ujarnya.


Emil menambahkan, kenaikkan harga BBM subsidi akan menghasilkan penghematan anggaran. Ini bisa digunakan untuk membangun infrastruktur, sekolah, rumah sakit, dan lainnya.


"Bangun jembatan, sekolah, rumah sakit, semua orang baik miskin maupun kaya bisa menikmati bersama-sama. Kalau BBM subsidi? Hanya orang kaya dan yang punya mobil yang bisa menikmati, yang miskin tidak," tuturnya.


(rrd/hds)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!