Awas Bahaya Kecanduan Barbie

Jakarta - Kehadiran boneka Barbie dikritik karena dianggap melahirkan perilaku sosial dan psikologis yang mengerikan. Banyak kaum perempuan yang memimpikan proporsi tubuh Barbie yang agak mustahil diwujudkan secara alami. Lahirlah perilaku anoreksia dan bulimia.

Anoreksia adalah rasa takut berlebihan akan penambahan berat badan. Sedangkan bulimia adalah serupa penyiksaan diri sendiri dengan membuat diri muntah atau berolahraga berlebihan. Gerakan yang mempromosikan anoreksia dan bulimia ini sering menyebut diri sebagai "Pro Ana".


Bagi “Pro-Ana”, memiliki tubuh sekurus Barbie adalah tujuan, meski harus mengalami kelainan makan. Lapar bagi mereka bukanlah penderitaan. Kalau lapar, minumlah air lebih banyak. Diet Pro Ana mengatur kalori yang pantas adalah antara nol sampai 500 kalori per hari.


Ingin tahu apa lagi dampak Barbie? Simak infografis berikut ini:



(DES/DES)