First Asia: IHSG Bergerak Bervariasi

Jakarta - IHSG menguat tipis dalam rentang konsolidasi pada perdagangan kemarin, ditutup naik 8,310 poin di 4644,039. Aksi beli melanda sejumlah saham sektoral terutama yang bergerak di otomotif, jasa kontruksi, properti dan perbankan menyusul antisipasi pasar atas rilis laba 2Q13 emiten yang dimulai akhir Juli ini. Sedangkan saham perkebunan dan pertambangan mengalami koreksi menyusul meningkatnya kekhawatiran merosotnya laba akibat harga komoditas yang terus melemah.

Penguatan terbatas indeks dan relatif tipisnya volume perdagangan juga dipengaruhi tren pelemahan rupiah atas dolar AS yang sudah menembus level Rp.10000/US dolar. Sementara pasar saham Wall Street dan Zona Euro tadi malam bergerak di teritori negatif. Pelaku pasar melakukan aksi ambil untung mengantisipasi testimoni Gubernur The Fed Bernanke di depan Komite Keuangan DPR AS dan Senat pekan ini. Rencana The Fed mengurangi stimulusnya (QE3) mulai akhir tahun ini kembali menjadi fokus pelaku pasar di tengah rilis pencapaian laba emiten 2Q13. Indeks DJIA dan S&P di Wall Street ditutup masing-masing terkoreksi 0,21% dan 0,37% di 15451,85 dan 1676,26.


Pada perdagangan hari ini di tengah meningkatnya resiko perekonomian domestik dan antisipasi rilis laba emiten akhir Juli ini IHSG diperkirakan akan bergerak bervariasi dalam rentang konsolidasi. IHSG diperkirakan akan bergerak dengan support di kisaran 4580 hingga 4600 dan resisten di 4680 dengan kecenderungan terkoreksi.


IHSG : S1 4600 S2 4580 R1 4680 R2 4715


Saham Pilihan


ASII 6600-7050 SoS, SL 6500


BSDE 1420-1570 TB, SL 1410


WSKT 750-820 SoS, 740


WIKA 2050-2200 SoS, SL 2000


KIJA 310-330 BoW, SL 300


ENRG 112-120 BoW, SL 109


(dru/dru)