Ekonomi RI Guncang, Dahlan Minta Setoran Dividen BUMN Dipangkas Jadi Rp 32,4 T

Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan meminta penurunan target dividen BUMN pada APBN 2014. Pemerintah awalnya menetapkan target setoran dividen Rp 37 triliun.

Seiring terjadinya krisis ekonomi dunia dan kondisi ekonomi Indonesia yang mengalami guncangan ditandai, melemahnya kurs Rupiah dan jatuhnya harga komoditas, setoran dividen perusahaan pelat merah ke negara direvisi ke angka Rp 32,4 triliun.


"Kementerian BUMN mengusulkan dividen Rp 32,4 triliun. Angka ini sesuai dengan range Rp 30 triliun hingga Rp 33,5 triliun yang pernah diusulkan dalam koordinasi internal pemerintah antara Kementerian Keuangan dan Kementerian BUMN," ucap Menteri BUMN Dahlan Iskan saat rapat kerja Komisi VI dengan Menteri BUMN tentang Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian BUMN 2014 di Senayan, Jakarta, Senin (9/9/2013).


Pada kesempatan itu, Dahlan menjelaskan ekonomi dunia tengah mengalami kelesuan. Hal ini ditunjukkan dengan revisi terhadap pertumbuhan ekonomi tahun 2014 oleh Bank Dunia dan IMF.


Disebutkan Dahlan, target setoran dividen BUMN sempat diminta pemerintah sebesar Rp 37 triliun. Perbankan BUMN menyumbang kontribusi Rp 5,9 triliun dan BUMN lainnya senilai Rp 31,1 triliun.


"Penurunan kontribusi terjadi dari BUMN Terbuka (Tbk) lain yang lain disebabkan penurunan target dividen PT Telkom serta penurunan laba BUMN pertambangan yang mengakibatkan turunnya kontribusi dividen BUMN Tbk lainnya sebesar 16%," ujar Dahlan.


(feb/hen)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!