Sementara dari faktor eksternal, pasar saham global sepekan kemarin cenderung menguat dipicu sejumlah data ekonomi dari sejumlah kawasan dunia yang menunjukkan pertumbuhan aktivitas manufaktur, meskipun dibayangi ketegangan geopolitik di Timur Tengah menyusul rencana serangan AS ke Suriah. Indeks DJIA dan S&P di Wall Street sepekan kemarin nasing-masing menguat 0,76% dan 1,4%. Harga minyak mentah sepekan kemarin menguat 2,3% ke USD110,23/barrel dipicu rencana serangan AS ke Suriah.
Sepekan kemarin saham-saham yang dilanda aksi beli selektif yakni sektor tambang dan perkebunan. Sedangkan yang banyak dilepas yakni sektor properti, infrastruktur, otomotif, dan perbankan. Asing sepekan kemarin mencatatkan nilai penjualan bersih Rp.825 miliar melanjutkan pekan sebelumnya Rp.1,39 triliun.
Pada perdagangan awal pekan ini, IHSG masih akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah. Harga minyak yang cenderung naik telah meningkatkan resiko perekonomian domestik. IHSG akan bergerak dengan support di 4020 dan resisten di 4120.
IHSG : S1 4060 S2 4020 R1 4120 R2 4150
Saham Pilihan
PGAS 5050-5400 TB, SL 4950
ASII 5400-5850 BoW, SL 5300
INCO 2400-2675 SoS, SL 2350
ASSA 255-285 BoW, SL 245
BSDE 1210-1320 Buy, SL 1170
ANTM 1400-1460 SoS, SL 1380
BEST 355-400 BoW, SL 350
(dru/dru)
Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!