Jakarta - IHSG pada perdagangan Jumat 6 September 2013 ditutup menguat 0,53% pada level 4072, setelah bergerak fluktuatif. Indeks di bursa Wall Street pada perdagangan Jumat mix, akibat melambatnya pertumbuhan data nonfarm payrolls yang mendorong optimisme akan berlanjutnya stimulus The Fed, ditengah kecemasan akan serangan AS ke Suriah. Data nonfarm payrolls bulan Agustus tercatat sebesar 169K, lebih rendah dari estimasi 177K, namun lebih baik dari bulan sebelumnya 104K. Tingkat pengangguran turun menjadi 7,3% dari 7,4%. Pada pekan ini diperkirakan indeks akan berfluktuasi menjelang debat Kongres AS apakah akan memberikan wewenang kepada Presiden Obama untuk melakukan serangan militer ke Suriah serta menjelang pertemuan The Fed pada pekan depan. Serangan AS ke Suriah dikhawatirkan akan menjadi konflik berkepanjangan dan menjadi faktor negatif bagi saham. Sentimen negatif juga berasal dari ketidakpastian siapa yang akan menjadi pengganti Ben Bernanke sebagai Chairman The Fed, serta pot ensi tidak tercapainya kesepakatan antara pemerintah AS dan Kongres mengenai kenaikan batas atas utang AS. Data ekonomi AS yang akan dirilis pada pekan ini diantaranya consumer credit, wholesale inventories, retail sales, PPI, Mich Sentiment dan business inventories. Indeks Harga Saham Gabungan diperkirakan mixed. Bergerak kisaran level 4050 — 4164. Cermati: BBRI, UNVR, INDF, HRUM, UNTR, BSDE, AALI, ITMG, PTBA.
(ang/ang)
Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!