Banyak Pegawai Tertangkap Aparat, Ditjen Pajak: Itu Bukti Kami Transparan

Jakarta - Kasus penangkapan pegawai pajak sering terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Ini dianggap merupakan bentuk transparansi dari sebuah institusi terhadap kejahatan yang dilakukan pegawai.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Humas Ditjen Pajak Kismantoro Petrus mengatakan terungkapnya hal tersebut menandakan instansinya terbuka untuk semua kasus. Publik, menurutnya berhak mengetahui pelanggaran yang dilakukan pegawai pajak.


"Banyak yang tertangkap, artinya kita transparan. Kita tidak tidak pernah menutup-nutupi semua korupsi atau pelanggaran yang terjadi," ungkapnya kepada detikFinance, Selasa (22/10/2013)


Langkah perbaikan yang dilakukan Ditjen Pajak, menurutnya selalu terjadi terus menerus. Seperti pelaporan kepada pihak kepolisian ataupun dengan pemberhentian secara langsung untuk setiap pegawai yang terbukti lakukan tindak pidana.


"Kita terus menerus lakukan perbaikan, itu tidak akan pernah berhenti," sebut Kismantoro.


Bentuk transparansi, kata Kismantoro membawa instansinya meraih penghargaan The Most Trusted Institution. Artinya, ada kepercayaan publik yang diberikan kepada Ditjen Pajak atas kinerjanya.


"Kita mendapat penghargaan The Most Trusted Institution, itu artinya publik percaya," tegasnya.


Tahun ini, Ditjen Pajak juga telah mengungkap beberapa kasus serupa dan sudah memberikan sanksi secara administrasi berupa pemecatan kepada pegawai. Namun Kismantoro belum dapat menyebutkan berapa jumlahnya.


"Dalam tahun 2013, itu sudah ada yang kita tangani dan segera sudah kita lakukan proses administrasi sesuai prosedur kepegawaian," ujarnya.


(mkl/dru)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!