Hal ini dilakukan untuk membantu masyarakat merancang program pensiun sejak dini.
Wakil Presiden Direktur & Chief Agency Manulife Indonesia Nelly Husnayati mengatakan, produk ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan perusahaan pemberi kerja akan program pensiun dalam membayar kompensasi pesangon karyawannya.
Pihaknya menargetkan dana kelolaan melalui program ini minimal Rp 200 miliar hingga 12 bulan ke depan.
"Ini program pensiun untuk korporasi. Minimal iuran Rp 4 juta per perusahaan per bulan. Program ini membantu perusahaan untuk memberikan kepastian dan jaminan hidup yang layak bagi karyawan saat tidak lagi bekerja di perusahaan tersebut," kata Nelly saat konferensi persnya di Jakarta, Selasa (22/10/2013).
Dia menjelaskan, untuk mengoptimalkan pengembangan dana program ini, Manulife Indonesia menyediakan beberapa pilihan investasi seperti pasar uang, US dolar, syariah, pendapatan tetap, dan saham.
"Perusahaan bisa memilih sendiri jenis investasinya bisa di pasar uang, pendapatan tetap, saham, USD dan syariah, boleh pilih diantaranya, porsinya pun bebas," kata dia.Next
(drk/dru)
Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!