Mega Capital: IHSG Fluktuatif, Menguat Terbatas

Jakarta - IHSG Melemah di Akhir Pekan. Bursa saham Indonesia terkoreksi 29.3 poin (-0.66%) dan ditutup pada level 4389.35 pada perdagangan Jumat (4/10) setelah mengalami penguatan selama 3 hari berturut-turut. Penurunan ini lebih sebagai bentuk profit taking setelah penguatan selama beberapa hari dan antisipasi terhadap deadline debt ceiling AS yang semakin dekat. Namun, pembicara House Republican, Boehner, mensinyalkan bahwa dirinya tidak ingin default terjadi dan akan mengusahakan kesepakatan untuk tercapai. Sektor- sektor yang berkontribusi terhadap penurunan indeks adalah agricultural (-1.50%), basic-industries (-1.79%), construction and property (-0.69%), consumer goods (-1.16%), sedangkan pihak asing mencatatkan net sell sebesar Rp 48 miliar. Adapun bursa Asia variatif di tengah-tengah optimisme bahwa shutdown dari pemerintah AS akan cepat dihentikan dan semakin besarnya kekhawatiran akan debt ceiling. Hangseng tercatat turun (-0.33%), Nikkei (-0.94%), Shanghai menguat (+0.6%), T hai Set (-0.1%), dan MSCI Indonesia ETF (+2.04%).

Wall Street Positif Merespon Pernyataan Boehner. Setelah beberapa hari terakhir ditutup di zona merah akibat isu shutdown pemerintah federal, tadi malam (4/10), mayoritas saham di bursa AS ditutup positif. Dow Jones tercatat naik 76.1 poin (+0.51%), S&P 500 naik 11.84 poin (+0.71%), dan Nasdaq naik 33.41 poin (+0.89%). Kenaikan pasar saham AS dipicu oleh optimisme investor bahwa para penentu kebijakan AS akan mencapai kesepakatan untuk mengakhiri shutdown yang sudah berlangsung sejak 1 Oktober lalu sekaligus menghindari terjadinya default atas utang federal. Hal ini diperkuat pernyataan John Boehner selaku juru bicara House of Representatives yang menunjukkan bahwa dirinya tidak akan membiarkan default terjadi dan sedang dalam proses mencari kesepakatan mutual untuk mengakhiri shutdown dan meningkatkan batas hutang. Di sisi lain, Eropa terkena dampak yang cukup signifikan akibat situasi di AS. Selama sepekan, mayoritas indeks di Eropa kembali bergerak negatif, melanjutkan pelemahan pada pekan sebelumnya. DAX tercatat turun 0.4% selama sepekan, FTSE tercatat turun 0.9%, dan CAC juga tercatat melemah 0.5%.


IHSG Fluktuatif, Menguat Terbatas (Range : 4,350—4,425). IHSG ditutup melemah pada perdagangan akhir pekan kemarin berada di 4,389. Indeks tampak kembali melanjutkan masa konsolidasinya pasca kegagalannya melewati EMA 50. Stochastic yang bergerak cenderung menguat memberikan peluang bagi indeks untuk mengalami penguatan dan kembali menguji EMA 50 di 4,425. Namun jika indeks berbalik melemah maka berpotensi untuk menuju support level 4,350 hingga 4,310. Hari ini diperkirakan indeks bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguat terbatas.


(ang/ang)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!