Tak Lagi Kompeni, Indonesia Kini Dijajah oleh BBM!

Jakarta -Indonesia sudah sangat tergantung dengan bahan bakar bersubsidi. Ketika pasokan energi terganggu, akan muncul gejolak. Kondisi ini menunjukkan kalau Indonesia telah terjajah oleh BBM bukan lagi oleh Belanda alias Kompeni.

Demikian disampaikan Menteri BUMN Dahlan Iskan usai senam pagi di Monas Jakarta, Selasa (8/1/2014).


"Itu semua sudah terbukti. Kita dijajah oleh BBM," kata Dahlan.


Kondisi ini sangat berbahaya untuk keamanan energi nasional karena cadangan energi Indonesia relatif belum terjaga. Energi nasional masih

didukung dari impor BBM.


"Security (keamanan) itu betul untuk bensin. Negara dengan cadangan energi nggak cukup, dia nggak akan maju. Sudah terbukti toh kita kena penjajahan BBM," sebutnya.


Berbeda dengan negara seperti China dan Amerika, menurutnya ke-2 negara ini sangat memperhatikan cadangan energi. Ketahanan energi menjadi prioritas di negara ini.


"Tiongkok (China) itu membeli minyak mentah, untuk dimasukkan ke dalam tanah. Amerika juga begitu. Amerika itu impor minyak mentah belum tentu dipakai tapi untuk cadangan di dalam tanah," sebutnya.


(feb/dru)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!