Gita Wirjawan Mundur, Sofjan Wanandi: Menteri Lain Bisa Ikutan

Jakarta -Gita Wirjawan telah mengundurkan diri dari posisi Menteri Perdagangan (Mendag). Pengusaha melihat tindakan Gita ini sangat baik dan patut dicontoh menteri-menteri lain yang ikut pencapresan.

Ketua Umum Asosasi Pengusaha Indonesia Sofjan Wanandi menuturkan, Gita menunjukkan etika sebagai pejabat yang menghindari konflik kepentingan. Memang sudah seharusnya Gita meninggalkan posisinya sebagai Mendag jika ingin fokus pada konvensi calon presiden.


"Saya melihat suatu etika dalam hal ini. Dia tidak mau ada conflict of interest. Ini bisa diikuti oleh Menteri-menteri yang lain. Saya rasa kita harus menegakkan etika. Ini harus dicontoh," kata Sofjan saat dihubungi detikFinance, Minggu (2/2/2014).


Sofjan mengatakan tidak bisa dipungkiri pasti ada konflik kepentingan dalam sebuah rangkap jabatan, apalagi jabatan yang dipegang adalah pemerintahan.


"Jangan dibilang nggak ada, pasti ada. Mana mungkin orang yang memegang jabatan rangkap itu nggak ada conflict of interest," tambahnya.


Mengenai kinerja, Sofjan melihat Gita lebih menonjol dalam persoalan perdagangan luar negeri, hubungan diplomasi perdagangan dengan negara-negara asing. Menurut Sofjan Gita piawai dalam negosiasi dan lobi dengan negara-negara sing, dibuktikannya dengan disepakati perjanjian WTO di Bali kemarin.


Sedangkan di dalam negeri, Sofjan melihat Gita sudah bekerja maksimal dalam persoalan perdagangan dalam negeri termasuk dalam hal mengambil kebijakan, meski terdapat persoalan krusial seperti impor daging sapi, beras ilegal dan lainnya. Menurut Sofjan, itupun bukan salah Kementerian Perdagangan sepenuhnya, melainkan kurang koordinasi antar kementerian.


"Secara rata-rata, Gita sudah bekerja dengan baik," singkatnya


(zul/dru)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!