Ini Harapan Pengusaha Logistik Kepada Presiden Baru

Jakarta -Para pengusaha berharap presiden baru Indonesia dapat memperbaiki ekonomi termasuk sektor transportasi laut dan logistik. Selama ini biaya logistik Indonesia termasuk paling termahal di dunia.

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) bidang Logistik Carmelita Hartoto punya kriteria tersendiri soal sosok calon presiden yang akan memimpin Indonesia 5 tahun ke depan.


"Sosok presiden ke depan adalah pemimpin yang pro terhadap transportasi laut dan logistik. Jadi pemimpin yang bisa memahami negara kita adalah negara kelautan," ujar Carmelita dalam sebuah diskusi "Mencari Siapa Capres yang Memiliki Visi Konkret dalam Industri Pelayaran dan Logistik" di Gedung Menara Karya Kawasan Rusana Said, Kuningan, Jakarta, Senin (31/03/2014).


Carmelita menjelaskan alasannya karena kedua sektor yaitu transportasi laut maupun logistik selama ini menjadi faktor utama menyumbang pertumbuhan ekonomi Indonesia.


"Transportasi laut dan logistik nasional adalah urat nadi perekonomian Indonesia. Jadi tidak hanya masalah pendidikan dan kesehatan yang digembor-gemborkan," imbuhnya.


Menurutnya selama ini, rakyat menanggung mahal biaya transportasi dan logistik di dalam negeri karena kedua sektor tersebut kondisinya kurang terurus. Pengertian mahal bisa diterjemahkan baik dalam konteks biaya sebagai akibat dari dampak buruknya kedua sektor tersebut.


Di sektor logistik, daya saing Indonesia berada pada peringkat 59 dunia. Indonesia jauh di bawah Singapura, Malaysia, Thailand dan Vietnam. Padahal menurutnya potensi demografi dan geografis bisa menjadikan peringkat Indonesia diperbaiki menjadi 15 besar dunia.Next


(wij/hen)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!