Setelah Jakarta, Proyek MRT Rp 8,8 Triliun Segera Dibangun di Surabaya

Surabaya -Pemerintah Pusat akan mengucurkan pembiayaan pembangunan proyek Mass Rapid Transit (MRT) di Surabaya melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Hal serupa juga telah diterapkan di proyek MRT Jakarta yang kini sudah masuk tahap konstruksi.

Wali Kota Surabaya Tri Rismharini senang mega proyek MRT di Surabaya senilai Rp 8,8 Triliun akan dibiayai sepenuhnya oleh APBN. Ia pun siap mensubsidi harga tiket MRT agar tarifnya lebih murah.


Menurutnya, pembiayaan dengan APBN akan meringankan beban Pemerintah Kota Surabaya yang selama ini bingung mencari sumber pendanaan mega proyek MRT.


"Ya Alhamdulillah meringankan beban Pemkot. Kita sudah tidak mikir lagi sumber biaya," katanya disela-sela Laporan Pertanggungjawaban Wali Kota dalam Rapat Paripurna DPRD Surabaya, Selasa (22/4/2014).


Walikota yang diusung PDIP ini juga mengungkapkan, pembiayaan penuh MRT dengan APBN akan segera terealisasi melalui penyerahan alokasi pembiayaan ke Presiden oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).


"Nanti, kalau tidak salah tanggal 29 (April) ini Menteri Bappenas nyerahkan itu di depan Pak Presiden untuk alokasi itu," ungkapnya.


Sedangkan harga tiket, wali kota yang banyak menerima penghargaan dalam dan luar negeri ini juga memastikan akan tetap murah dan terjangkau untuk masyarakat. Ia beralasan karena operasionalnya akan dikelola oleh Pemkot Surabaya.Next


(ze/hen)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!