Punya Banyak Tanah, Omzet Perusahaan Properti Makin Moncer

Jakarta -Punya tanah kosong alias land bank yang banyak jadi modal paling penting bagi pengembang properti. Semakin banyak tanah kosong maka semakin besar kemungkinan kinerjanya tumbuh tinggi.

Hal ini terjadi di perusahaan-perusahaan properti yang tercatat di lantai bursa ini. Hingga akhir 2013, sebanyak 37 emiten properti yang sudah melaporkan kinerja keuangannya meraup laba bersih hingga Rp 19,5 triliun, atau naik 40% dibandingkan 2012 yang nilainya hanya Rp 14 triliun.


Sedangkan omzetnya naik dari Rp 47 triliun di akhir 2012, tumbuh 32% menjadi Rp 62 triliun di akhir 2013 lalu. Emiten yang punya banyak tanah kosong mendominasi daftar tersebut.


Anak usaha Grup Sinarmas, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), meraup omzet Rp 5,7 triliun dengan laba Rp 2,69 triliun di 2013, seperti dikutip dari laporan keuangan perseroan, Senin (12/5/2014).


Sedangkan PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) mendapat Rp 4,9 triliun, naik dari sebelumnya Rp 4,6 triliun. Laba Agung Podomoro tercatat Rp 851 miliar, lebih tinggi dari sebelumnya Rp 811 miliar.


Sementara untuk Grup Ciputra, PT Ciputra Development Tbk (CTRA) yang merupakan induk dari PT Ciputra Property Tbk (CTRP), dan PT Ciputra Surya Tbk (CTRS), meraup omzet Rp 5 triliun di akhir 2013, naik dari sebelumnya hanya Rp 3,3 triliun.


Labanya juga tinggi, yaitu mencapai Rp 976 miliar, lebih tinggi dari sebelumnya yang hanya Rp 589 miliar atau naiknya nyaris dua kali lipat.Next


(ang/ang)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!