Kisruh BBM Subsidi Bisa Hambat Laju IHSG

Jakarta -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin naik 18 poin didorong aksi beli investor asing. Laju penguatan indeks terhambat oleh aksi jual investor domestik.

Menutup perdagangan, Rabu (27/8/2014), IHSG tumbuh 18,695 poin (0,36%) ke level 5.165,247. Sementara Indeks LQ45 naik 4,467 poin (0,51%) ke level 880,702.


Wall Street hanya naik tipis di tengah perdagangan yang sepi. Kendati demikian, Indeks S&P mampu mencetak rekor baru.


Pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat, Indeks Dow Jones naik 15,31 poin (0,09%) ke level 17.122,01. Indeks S&P 500 bertambah 0,1 poin (0,01%) ke level 2.000,12, dan Indeks Komposit Nasdaq berkurang 1,02 poin (0,02%) ke level 4.569,62.


Hari ini IHSG diperkirakan mampu menguat terbatas jika melihat sentimen positif yang beredar dari pasar global dan regional. Namun belum adanya kejelasan soal BBM subsidi bisa menghambat laju IHSG.


Pergerakan bursa-bursa di Asia pagi hari ini:



  • Indeks Nikkei 225 melemah 70,40 poin (0,45%) ke level 15.464,42.

  • Indeks Straits Times menguat 12,10 poin (0,36%) ke level 3.353,56.




Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:

Mandiri Sekuritas

Pasar saham AS masih bergerak flat, menjelang rilis data PDB kuartal II 2014. Penguatan itu diapresiasi dengan kenaikan indeks Dow Jones Industrial Avg sebesar +0,09% dan indeks S&P500 sebesar +0,01%.Next (ang/ang)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!