Mandiri Sekuritas: Koreksi Semakin Terbatas, IHSG Mendekati Oversold

Jakarta -Pasar saham AS masih bergerak flat, menjelang rilis data PDB kuartal II 2014. Penguatan itu diapresiasi dengan kenaikan indeks Dow Jones Industrial Avg sebesar +0,09% dan indeks S&P500 sebesar +0,01%.

Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham dipengaruhi oleh rilis data ekonomi AS dan Eropa. Koreksi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks Nikkei 225 di Jepang sebesar -0,41%. Sedangkan indeks KOSPI Composite di Korea Selatan menguat +0,35%.


Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas bergerak mixed. Harga minyak mentah WTI turun -0,13% ke level US$93,76 per barel. Sedangkan harga emas Comex menguat +0,12% ke posisi US$1.284,90 per troy ounce.


Dari dalam negeri, presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan presiden terpilih Joko Widodo melakukan pertemuan tertutup membahas APBN 2015 serta program pemerintahan ke depan. Di sisi lain, ketidakpastian terhadap kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi berpotensi membuat kondisi makro ekonomi Indonesia kian berat.


Melihat hal itu, Analis Teknikal Mandiri Sekuritas mengungkapkan jika indeks harga saham gabungan (IHSG) diperdagangkan di atas EMA 200 hari. Indeks bergerak mixed to up menguat +0,36% setelah melemah beberapa hari.


Koreksi semakin terbatas mendekati area oversold. Hari ini Indeks berpotensi melanjutkan penguatannya dan coba menguji resistance di level 5.176. Indeks bergerak di kisaran support 5.149 dan resistance 5.176.


(ang/ang)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!