Director D'Origin Financial Advisory Cynthia Nadeak CSA menuturkan, secara umum kondisi IHSG usai pemilihan presiden masih dalam posisi konsolidasi. IHSG bergerak naik turun dalam batas wajar sambil menunggu kepastian terbentuknya kabinet baru.
"Sejatinya, di seluruh dunia pasca pemilihan presiden pasar modal akan mengalami euphoria atau honeymoon period. Ada ekspektasi terhadap pemerintahan yang baru terpilih," katanya kepada detikFinance, Kamis (28/8/2014).
Cynthia menjelaskan, pemerintahan saat ini masih dihadapkan pada polemik kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Ini akan berlanjut pada pemerintahan selanjutnya dan kemungkinan akan sedikit membuat laju IHSG mengalami koreksi.
"Polemik kenaikan harga BBM bersubsidi yang mengemuka minggu ini rasanya hanya bagian kecil PR pemerintahan sekarang maupun pemerintahan baru," ujar dia.
Cynthia menyebutkan, IHSG masih bisa bergerak ke arah positif di kisaran 5.300-5.400 hingga akhir tahun. Kalau pun terjadi koreksi, IHSG masih akan bertengger di kisaran 5.100-5.125.
"Kisaran IHSG bisa mencapai 5.300-5.400 hingga akhir tahun ini. Kalau terjadi cooling down diharapkan bisa terjadi di level 5.100-5.125," pungkasnya.
(drk/hds)
Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!