Pemerintah Tak Tahu Kapan Semburan Lumpur Lapindo Berhenti

Jakarta -Bencana lumpur Lapindo sudah berlangsung sejak 2007. Ganti rugi yang telah dikeluarkan oleh pemerintah, juga PT Minarak Lapindo Jaya jumlahnya triliunan rupiah. Namun hingga kini, lumpur panas Sidoardjo tak juga berhenti meluap.

Pemerintah tidak bisa memastikan kapan bencana ini berakhir. Sudah lebih dari 7 tahun, luapan dari lumpur panas itu terus meluas hingga ke luar Peta Area Terdampak (PAT), yang merupakan kawasan yang menjadi tanggung jawab PT Minarak Lapindo Jaya.


"Sudah banyak seminar mengenai itu. Ada yang bilang 10 tahun, ada 20 tahun, atau 30 tahun," kata Direktur Perkotaan Ditjen Penataan Ruang Kementerian Pekerjaan Umum, Dadang Rukmana, kepada detikFinance, pekan lalu.


Dadang mengatakan, beberapa teknologi sudah banyak digunakan untuk menghentikan luapan lumpur panas tersebut. Tapi tetap saja, semburannya terus terjadi.


"Sudah dimasukan beton, tetap saja keluar. Sekarang masih keluar, tapi nggak sebesar dulu," tambahnya.


(zul/dnl)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!