Bos Baru Pertamina Merasa Jadi 'Sopir Tembak'

Jakarta -Muhamad Husen telah dipilih sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT Pertamina (Persero). Husen mengantikan Karen Agustiawan yang mengundurkan sejak 1 Oktober 2014.

Selama 2 pekan menjadi orang nomor satu di perusahaan migas plat merah ini, Husen merasa seperti seorang 'sopir tembak'. Artinya nasibnya tak memiliki kepastian sampai kapan memimpin di PT Pertamina.


"Sejak per 1 Oktober sejak mundurnya ibu dirut, saya jadi sopir tembak entah sampai seminggu lagi entah sebulan lagi. Tetapi saya yakin seperti di TNI mau tugas 1 hari, mau 1 tahun, sama aja. Itu penugasan negara, kita harus selalu siap," kata Husen saat peresmian SPBG Vi-Gas di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (14/10/2014).


Bahkan Husen blak-blakan mengaku tak percaya diri dengan tanggung jawabnya sebagai pengganti Karen Agustiawan. Mantan Direktur Hulu Pertamina ini, kesehariannya mengurus bisnis hulu atau pengeboran minyak dan gas Pertamina saja.


"Saya rada grogi, saya biasanya tukang ngebor saja. Kalau di restoran, Pak Hanung Budya (Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina) di depan. Saya yang tukang masak saja," katanya.


Husen menceritakan pengalamannya bertanggung jawab dalam hal pengeboran minyak dan gas di Pertamina. Ia bercerita soal produksi minyak secara nasional yang dari tahun ke tahun terus menurun. Saat ini memang ada harapan dari tambahan produksi di Blok Cepu, namun setelah itu belum ada lagi sumber tambahan produksi minyak nasional.


"Jadi kalau hari ini belum ketemu, saya jamin 5-10 tahun lagi kita nggak akan ada yang baru. Yang sudah lama-lama jungkir balik. Yah akan begini-begini saja," katanya.Next


(hen/hds)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!