Menurut GM Communication Merpati Purwatmo, dulu Merpati punya beberapa direksi layaknya perusahaan penerbangan lainnya. Tapi sekarang hanya tersisa direktur utama (dirut) saja yang dijabat Captain Asep Ekanugraha.
"Di airlines lain kan ada direktur utama dan di bawahnya ada direktur-direktur lain, di Merpati juga sama. Sekarang direkturnya kosong, hanya tinggal dirut saja," katanya kepada detikFinance di kantor pusat Merpati, Jakarta, Rabu (7/1/2015).
Sebelumnya, Dirut Asep dibantu oleh direktur keuangan dan direktur operasi, yaitu Daulat Musa dan Haryo P Soerjokoesomo. Mereka menjabat sejak medio 2013. Sebelumnya ada lima direksi termasuk satu dirut di Merpati.
Ternyata dua direksi yang selama ini mendampingi Captain Asep sudah tidak aktif lagi dalam beberapa bulan ke belakang.
"Kalau tidak salah sudah empat bulan lebih. Direktur lain sudah tidak ada," ujarnya.
Menurutnya, hal tersebut merupakan keputusan dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). "Itu tanya ke (Kementerian) BUMN saja," ujarnya.
Sekarang Captain Asep menjadi single fighter dalam upaya menghidupkan kembali Merpati. Sampai saat ini pemerintah belum memutuskan nasib Merpati ke depan.
(ang/hen)