Penerimaan Negara di APBN-P 2015 Turun 1,5% Jadi Rp 1.765,6 T

Jakarta -Hari ini, pemerintah mulai pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara-Perubahan (RAPBN-P) 2015. Tahun ini, penerimaan negara ditargetkan Rp 1.765,6 triliun atau turun sekitar 1,5% dibandingkan APBN 2015 yang sebesar Rp 1.793,6 triliun.

Demikian dikemukakan Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro dalam rapat bersama Badan Anggaran DPR di Gedung DPR/MPR/DPD, Jakarta, Senin (19/1/2015).


Berikut rincian penerimaan negara seperti dipaparkan Bambang:


1. Pajak Penghasilan (PPh) migas Rp 50,9 triliun.


2. Pajak non migas Rp 1.244,7 triliun, terdiri dari:

- PPh non migas Rp 629,8 triliun.

- Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Rp 576,5 triliun.

- Pajak Bumi dan Bangunan Rp 26,7 triliun.

- Pajak lainnya Rp 11,7 triliun.


3. Kepabeanan dan cukai Rp 188,9 triliun, terdiri dari:

- Bea Masuk Rp 35,2 triliun.

- Bea Keluar Rp 12,1 triliun.

- Cukai Rp 141,7 triliun.


4. Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Rp 281,1 triliun.Next


(mkl/hen)