Bosan Jadi Pegawai Bank, Pria Ini 'Sulap' Biji Salak Jadi Kopi

Jakarta -Biji salak yang selama ini hanya menjadi limbah bagi kebanyakan orang, ternyata bisa dimanfaatkan menjadi produk kuliner bernilai tinggi. Eko Yulianto, pemuda asal Jawa Tengah berhasil menyulap biji salak menjadi kopi nikmat, hingga mendatangkan penghasilan jutaan rupiah.

Beberapa waktu lalu, pada acara Citi Micro-Entrepreneurship Awards (CMA) yang digelar Citi Peka bekerjasama dengan UKM Center FEUI, Eko menceritakan soal jatuh bangun memulai usaha, hingga menemukan usaha unik yang menjadikannya sebagai pengusaha muda dari hasil keringatnya.


Jiwa wirausahanya ini mulai diasah sejak masih duduk di bangku kuliah. Ia pun memilih berwirausaha karena bosan bila menjalani pekerjaan sebagai pegawai perusahaan, yang hanya duduk diam di satu ruangan kerja.


"Dulu fokusnya masih kuliah, setelah lulus kuliah saya kerja di bank tapi cuma beberapa bulan, bosan cuma duduk-duduk doang. Akhirnya saya pilih resign," katanya kepada detikFinance.


Bermula di 2012, ia mulai membuat kreasi dengan mengolah biji salak menjadi bubuk kering, yang apabila diseduh dengan air panas akan menghasilkan minuman dengan tekstur rasa yang sangat mirip dengan kopi.


Aroma khas kopi memang tidak tercium, namun sejak seruputan pertama, rasa pahit bercampur asam khas kopi Arabika langsung terasa begitu kental. Lantaran rasanya yang mirip dengan kopi, ia menamakan produk kulinernya tersebut dengan Kopi Biji Salak alias Kopi Salak.


"Coba saja, rasanya kopi banget," tuturnya sambil menyodorkan segelas kopi salak yang sudah diseduh dengan air panas.Next





(hen/dnl)

Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com

Informasi pemasangan iklan

hubungi : sales[at]detik.com