Naik Gaji Ditunda, Serikat Buruh Gugat Jokowi ke PTUN

Jakarta - Serikat Pekerja Nasional (SPN) yang mengakomodasi buruh-buruh dari tujuh perusahaan siap menggugat Gubernur DKI Joko Widodo alias Jokowi. Mereka keberatan terhadap keputusan Jokowi yang menyetujui penangguhan UMP 2013 terhadap perusahaan-perusahaan tempat mereka bekerja.

"Besok (29/4), jam 13.00 WIB, kami akan mendatangi PTUN melayangkan gugatan ke Jokowi," ujar kuasa hukum SPN yang juga Ketua DPD SPN Jakarta, Ramidi Abdul Majid, di Kantor YLBHI, Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, Minggu (28/4/2013).


Para buruh yang keberatan terhadap keputusan Jokowi merupakan buruh dari tujuh perusahaan asal Korea yang beroperasi di Kawasan Berikat Nusantara (BKN), Cakung. Ramidi menuturkan, SPN sudah dua kali melayangkan surat permintaan audiensi kepada Pemprov DKI pada bulan Desember 2012 dan Januari 2013, akhirnya mereka bisa bertemu Wakil Gubernur Basuki T Purnama atau Ahok.


"Ahok terkesan mengulur-ngulur waktu," ucapnya tak puas.


Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) menyatakan dukungannya terhadap aksi SPN ini. Pengacara publik LBH Jakarta, Maruli, menyatakan Jokowi telah lalai dalam memutuskan perusahaan yang layak mendapat izin penangguhan UMP.


"Jokowi begitu saja mempercayai segala informasi dan data yang diajukan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi tanpa melakukan check, re-check, dan cross check," tutur Maruli.


Tujuh perusahaan tersebut dinilai tidak transparan dalam hal kelayakan mendapat izin penangguhan UMP. Menurut Ramidi, pihak perusahaan tidak memaparkan rincian audit akuntan publik sebagai syarat untuk mengetahui kemampuan perusahaan membayar sesuai UMP.


Baik SPN maupun YLBHI menuntut agar Jokowi membatalkan Keputusan Gubernur DKI Jakarta tentang Persetujuan Penangguhan Pelaksanaan Upah Minimum Tahun 2013.


(dnu/dru)



readmore »»  

PT Askes Kini Jaminkan Kesehatan 5 Anggota Keluarga PNS

Jakarta - Anggota keluarga Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang dijamin asuransi kesehatannya oleh PT Askes kini bertambah. Dari semula empat orang (suami, istri dan dua anak) menjadi lima orang (suami, istri dan tiga anak).

Demikian disampaikan oleh Direktur Utama PT Askes Fachmi Idris seperti tertuang dalam situs resmi Sekretariat Kabinet, seperti dikutip Minggu (28/4/2013).


Menurut Fachmi Idris, bertambahnya jumlah tertanggung Askes bagi keluarga PNS ini merupakan bagian dari transformasi perseroan menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) pada 1 Januari 2014 mendatang.


"Perubahan menjadi BPJS ini tidak akan mengurangi sedikitpun layanan yang akan diberikan kepada PNS," kata Fachmi.


Saat ini tercatat 16,4 juta peserta Askes yang merupakan PNS/pensiun PNS, TNI, dan Polri. Askes sendiri menargetkan nantinya akan ada 121,4 juta peserta pada 2014.


Askes menargetkan pada 2019, semua warga negara Indonesia yang diperkirakan mencapai 260 juta jiwa akan mendapatkan cakupan universal (universal coverage). Untuk mencapai target-target itu harus disinergikan dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia termasuk penambahan pegawai.


(dru/dru)



readmore »»  

Bank Telah Salurkan Rp 375 Triliun di Sektor Properti

Jakarta - Bank Indonesia (BI) mencatat total kredit perbankan di sektor properti telah mencapai Rp 375,1 triliun. Total kredit yang tercatat pada Februari 2013 ini jauh lebih tinggi dibandingkan pada periode yang sama di 2012 lalu yang mencapai Rp 311,1 triliun.

Dikutip dari statistik kredit properti yang dirilis Bank Indonesia, Minggu (28/4/2013), total kredit properti ini terdiri dari kredit konstruksi yang mencapai Rp 89,9 triliun, kredit real estate yang mencapai Rp 58,4 triliun dan KPR dan KPA yang mencapai Rp 226,7 triliun.


Kredit sektor properti paling banyak dikucurkan oleh bank swasta nasional yang mencapai Rp 193 triliun. Kemudian disusul dengan bank milik pemerintah atau persero yang mencapai Rp 148 triliun.


BI sendiri menegaskan bahwa sektor properti di Indonesia masih cukup aman dari dari ancaman bubble ekonomi, sebagaimana dikhawatirkan oleh Bank Dunia yang dimuat dalam laporan Indonesia Economic Quarterly 2013.


"Bank Indonesia terus memantau perkembangan harga properti di Indonesia, tidak ketinggalan dengan perkembangan kreditnya," kata Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo.


Bank Dunia menyoroti kenaikan permintaan properti, khususnya untuk sektor apartemen, ritel, perkantoran, serta lahan industri. Dua faktor yang menurut Bank Dunia memicu bubble properti di Indonesia, pertama adalah peningkatan harga jual apartemen yang naik 45 dalam setahunan (yoy), ruang kantor naik 43%, dan sewa lahan industri yang naik di atas 22%.


Faktor kedua, menurut laporan Bank Dunia adalah tingkat pertumbuhan kredit apartemen yang melaju kencang hingga mencapai 84% (yoy), pinjaman dari bank ini turut memicu potensi bubble properti.


BI mendapati bahwa sektor properti, utamanya properti hunian dengan tipe bangunan 70 m2 ke atas, terus mengalami pertumbuhan yang relatif tinggi. Namun, menurut Perry pertumbuhannya mengalami penurunan. Pada Desember 2012, pertumbuhan KPR di atas 70 m2 masih 47% (yoy), menjadi 42,8% pada Februari 2013.


(dru/dru)



readmore »»  

Pertamina: Penyaluran Solar Subsidi di SPBU Berangsur Normal

Jakarta - PT Pertamina (Persero) menegaskan penyaluran Solar Subsidi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) hingga Minggu pagi telah berjalan normal seiring dengan penambahan pasokan di atas penyaluran harian normal.

Vice President Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir mengungkapkan bahwa Pertamina sejak Selasa (23/4/2013) lalu, telah meningkatkan pasokan Solar Subsidi dengan menambah pasokan antara 5% sampai 200% di atas penyaluran harian normal sesuai dengan kondisi masing-masing daerah.


Hingga Minggu pagi, pantuan dari Pusat Komando Pengendalian Implementasi Kebijakan BBM PSO Pertamina menunjukkan situasi penyaluran Solar Subsidi di SPBU di berbagai daerah dilaporkan normal dan lancar.


"Sesuai dengan komitmen kami, peningkatan penyaluran Solar Subsidi telah berhasil mengurai antrean pembeli di SPBU sejak Sabtu pagi dan hari ini dilaporkan situasi semakin kondusif karena stok Solar Subsidi di SPBU pada level sangat aman," katanya seperti dikutip detikFinance dalam siaran persnya, Minggu (28/4/2013).


Beberapa daerah seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Aceh, dan Kepulauan Riau penambahannya mencapai 100% hingga 200% selama masa normalisasi. Adapun, daerah-daerah di Kalimantan, Sulawesi, dan sebagian besar Sumatera tambahan pasokan berkisar 20% hingga 100%.


"Besaran penambahan pasokan Solar Subsidi disesuaikan dengan permintaan dalam rangka normalisasi situasi di masing-masing daerah," tuturnya.


Untuk menjaga situasi terus berjalan kondusif, Pertamina telah menambah jumlah mobil tangki BBM, terutama Solar Subsidi dengan mengerahkan seluruh armada yang ada, melakukan alih pasokan ke terminal BBM terdekat untuk mempercepat pelayanan, menambah jam pelayanan terminal BBM, serta membuka pelayanan di hari Minggu.


"Sehingga masyarakat tidak perlu resah dan khawatir mengenai ketersediaan Solar Subsidi di SPBU," tutup Ali.


(dru/feb)



readmore »»  

Ini Jawaban Pengelola Bandara Soetta Soal Mobil Mewah Parkir Sembarangan

Jakarta - Pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta pun merespon atas tindakan penertiban mobil mewah yang parkir sembarangan atau aksi mengatur lalu lintas yang dilakukan oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan pada Jumat kemaren.

General Manager Affair Kantor Cabang PT Angkasa Pura II (AP II) Yudis Tiawan menjelaskan, pihaknya mengakui di Bandara Soetta masih ditemui kemacetan saat jam sibuk di pagi atau sore hari. Serta ditemui pula kendaraan yang parkir di luar lokasi parkir seperti mobil dinas

atau mobil mewah.


Hal ini terjadi karena kapasitas bandara yang tidak sebanding dengan jumlah penumpang yang datang dan berangkat.


"Jadi begini kan ada lack of kapasitas terminal. Saat ini untuk terminal 1 satu aja kapasitasnya 9 juta, terminal 2 kapasitasnya 9 juta, terminal 3 kapasitasnya 4 juta penumpang per tahun. Sedangkan di tahun 2012 statistik menunjukkan jumlah penumpang mencapai 57 juta di

terminal Bandara Soetta. Ditambah lagi area parkir masih sedikit," tutur Yudis kepada detikFinance, Minggu (28/4/2013).


Meskipun kondisi tersebut masih dihadapi oleh pengelola bandara. Yudis menegaskan, AP II, tidak akan tinggal diam dan tidak menjadikan hal tersebut sebagai alasan. AP II, selaku pengelola Bandara Soetta sedang melakukan penambahan kapasitas terminal dengan menggeber proyek

intragated building terminal 1 dan terminal 2.


Hal senada dilakukan dengan mengembangkan terminal 3. Untuk lahan parkir, AP II juga melakukan penataan dan perluasan kapasitas.


"Kita memindahkan parkir inap ke lokasi bekas pengendapan taksi jadi sudah dipindahkan. Sekarang parkir inap sedang dibangun (diperluas) ini untuk tambah kapasitas parkir," tambahnya.


Untuk memberikan efek jera kepada kendaraan yang masih parkir sembarangan, Yudis mengaku pihaknya telah melakukan tindakan tegas dengan jalan menggembok roda kendaraan. Bahkan mobil dinas pelat merah dan TNI pun menjadi sasaran penertiban oleh petugas keamanan bandara. Namun langkah ini, tidak bisa berjalan efektif kalau tidak memperoleh dukungan dari masyarakat atau pengguna jasa bandara.


"Manajemen Angkasa Pura II terus menerus melakukan penertiban. Siapapun yang melakukan pelanggaran ditindak dalam bentuk penggembokan roda dengan menggunakan clamp," tambahnya.


(feb/dru)



readmore »»  

Airbus Hadirkan Jet Pribadi Canggih dengan Tempat Tidur dan Kamar Mandi yang Luas

Jakarta - Pabrikan pesawat Eropa yang bermarkas di Prancis, Airbus memperkenalkan pesawat jet pribadi dengan kabin yang cukup besar. Airbus tipe ACJ318 yang dioperasikan Comlux bagi penumpang VVIP ini memiliki lounge dan kamar pribadi terbesar di kelasnya.

Airbus sempat memamerkan pesawat ini dalam sebuah pameran di Shanghai, China beberapa waktu lalu. Pesawat ini memiliki area lounge yang besar, kamar pribadi dan ruang kerja 'double' serta tempat tidur dan kamar mandi yang cantik. Jumlah tempat duduk ACJ318 ini mencapai 19 orang.


"Bisnis jet pribadi di China kian tumbuh cepat. Pesawat jet pabrikan Airbus membantu menyediakan pesawat canggih di kelasnya," kata Airbus Chief Operating Officer, Costumers Airbus, John Leahy seperti dikutip detikFinance, Minggu (28/4/2013).


Menurutnya China merupakan pasar yang bagus untuk pasar jet pribadi. Dikatakan John, pertumbuhan pesawat jet yang cepat, membuat Airbus memperkenalkan jet terluas dan terpanjang dalam kelas bisnis jet pribadi.


Airbus menggabungkan kabin terbaik dari setiap jet yang dimilikinya. Airbus jet ini juga mampu terbang dengan jarak tempuh pesawat antara benua.


Airbus ACJ318 hadir dengan kabin upgrade yang memberikan fitur populer seperti langit-langit berkubah, serta pilihan seperti penampilan dan menggunakan Sharklets yang hemat bahan bakar.


(dru/feb)



readmore »»  

Cerita Dahlan Iskan yang Usir Mobil Mewah Karena Parkir Sembarangan di Soetta

Jakarta - Menteri BUMN Dahlan Iskan pada Jumat kemarin menjadi juru parkir dadakan hingga mengusir mobil mewah di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Langkah ini dilakukan karena melihat kemacetan parah saat memasuki terminal 2 keberangkatan.

Bahkan pada saat itu, Dahlan, merasa geram melihat sebuah mobil mewah jenis jenis Mercedez Benz yang telah terparkir cukup lama di dekat terminal keberangkatan 2F.


Kepala Humas Kementerian BUMN, Faisal Halimi, saat mendampingi Dahlan menuturkan, saat itu, Dahlan langsung berusaha mencari keberadaan sang sopir. Saat ditemui Dahlan, sang sopir tampak merasa malu.


"Wah sopirnya malu sekali. Dan Pak Dahlan menanyakan, ini mobil siapa? Katanya ini mobil pengusaha," tutur Faisal kepada detikFinance, Minggu

(28/4/2013).


Mendengar penjelasan itu, Dahlan meminta sang supir untuk lekas memindahkan kendaraan majikannya karena telah menyebabkan kemacetan parah.


"Beliau nggak mau tahu, itu mobil siapa? karena mengganggu kelancaran lalu lintas bandara," tambahnya.


Pada saat Dahlan mengatur lalu lintas dan menegur kendaraan mewah yang parkir sembarangan, Faisal mengaku tidak tampak seorang pun petugas

keamanan bandara yang mencoba menertibkan atau membantu Dahlan.


"Tak ada petugas di sana," tegasnya.


(feb/dru)



readmore »»