Kisah Pengusaha Kue Kering Rumahan Raup Omzet Rp 1 Miliar Saat Lebaran

Jakarta - Seperti biasanya, kegiatan tahunan Puasa dan Lebaran membawa berkah bagi para produsen kue kering rumahan, seperti Donat Kampung Utami (DKU).

Berawal dari jualan donat keliling di kampung-kampung dan sekolah-sekolah, Rosidah Widya Utami sang pemilik brand DKU berhasil mengelola bisnis kue kering 'kampung' bercita rasa kelas atas.


Rosidah selalu kebanjiran orderan. Tak tanggung-tanggung, di Lebaran tahun ini omzet kue kering rumahan ini bisa menembus angka di atas Rp 1 miliar.


"Kalau Puasa dan Lebaran penjualan naik drastis. Omzet bisa sampai lebih dari Rp 1 miliar, tahun lalu omzetnya Rp 500 juta. Puasa dan Lebaran membawa berkah ya, kerja 2 bulan hasilnya bisa untuk dimakan selama 2 tahun," kata Rosidah kepada detikFinance, di Jakarta, Minggu (11/8/2013).


Menurut Rosidah, kue kering produksinya kini laris manis diminati masyarakat luas. Tidak hanya dari wilayah Jakarta dan sekitarnya, kue keringnya yang diproduksi di Jombang, Jawa Timur ini sudah merambah hingga Kalimantan dan Sumatera.


"Permintaan terbesar dari Jakarta dan sekitarnya, kemudian disusul dari Kalimantan dan Sumatera," katanya.


Saking banyaknya pesanan, ia harus meminta bantuan pekerja untuk bisa memenuhi permintaan konsumen. Saat ini, usaha rumahan milik Rosida ini ikut dibantu sedikitnya 40 pegawai.


Ternyata tenaga bantuan itutidak cukup. Tanpa bermaksud menolak, Rosidah terpaksa ‘melepas’ orderan hingga 30% dari total permintaan yang nilainya mencapai Rp 300 juta-Rp 400 juta.


“Orderan banyak sekali sampai-sampai nggak kepegang. Kira-kira 30% orderan tidak tertangani saking banyaknya, nilainya bisa sampai Rp 300 juta-Rp 400 juta yang hilang. Puncaknya kan di H-7 ya tapi 3 minggu sebelum Lebaran kita sudah stop penerimaan order karena disitu terjadi overload permintaan,” terangnya.


Menurut Rosidah, kunci utama mempertahankan pelanggan adalah dengan memberikan layanan dan kualitas terbaik.


(hen/hen)



readmore »»  

Usai Lebaran Air Minum Kemasan Galon Langka di Bandung

Jakarta - Fenomena tahunan kelangkaan air minum dalam kemasan (AMDK) khususnya kemasan galon terus terulang. Misalnya di Bandung Barat, warga kini susah mendapat AMDK galon usai kegatan Lebaran.

Misalnya Firdaus warga Bandung Barat, Jawa Barat, mengatakan ia sudah keliling seharian mencari AMDK di kawasan Kecamatan Pasirkoja, Astana Anyar hingga Cicendo, namun harus gigit jari karena tak berhasil mendapatkan AMDK galon.


"Saya sudah keliling ke semua pedagang mulai dari kelontong, minimarket, supermarket kosong. Katanya nggak ada pengiriman dari sejak sebelum Lebaran," kata Firdaus Minggu (11/8/2013)


Firdaus tak habis pikir kenapa fenomena kelangkaan AMDK galon kembali terulang. "Saya sudah keliling semua di Bandung Barat, kosong semua," katanya.


Berbeda dengan di Bandung, pantau di Jakarta misalnya di kawasan Mardani, Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat justru pasokan AMDK galon normal. Seorang agen AMDK galon, bernama Slamet mengatakan memang sempat tak ada pasokan mendekati Lebaran, namun ia memastikan pasokan AMDK galon seperti Aqua tetap aman.


"Kemarin libur sampe seminggu dari Selasa udah nggak ngirim, jadi Senen lalu terakhir ngirim. Besok Senin baru ada pasokan," kata Slamet kepada detikFinance.


Jauh sebelum Lebaran, kekhawatiran AMDK langka sudah diwanti-wanti oleh produsen. Pada waktu itu, Asoasiasi Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan (Aspadin) sempat khawatir dengan aturan Pemda Jawa Barat yang akan melarang truk lebih dari dua sumbu (truk besar) melewati jalan provinsi (daerah).


Padahal selama ini distribusi paling efisien untuk mengangkut AMDK menggunakan truk-truk besar. Bulan lalu, Ketua Asoasiasi Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan (Aspadin) Hendro Baruno mengatakan AMDK terancam mengalami kelanggkaan dan kenaikan harga cukup tinggi.


"Iya bisa langka, karena pertama wacana Perda Pemda Jawa Barat yang akan melarang kendaraan truk lebih dari dua sumbu untuk masuk ke jalan daerah. Sementara truk-truk pengangkut AMDK rata-rata lebih dari 3 sumbu," kata Hendro bulan lalu.


(hen/hen)



readmore »»  

Harga Sayuran Bertahan Tinggi, Cabai Rawit Merah Tembus Rp 90.000/Kg

Jakarta - Harga sayur-mayur di pasar tradisional Jakarta belum turun meskipun kegiatan Lebaran telah usai. Semua harga sayur mayur terpantau naik kecuali harga bawang putih yang justru menurun usai lebaran.

Menurut para pedagang, harga-harga sayuran baru akan kembali normal seminggu setelah Lebaran. Faktornya karena pasokan yang belum stabil pasca Lebaran dan banyak pedagang yang masih mudik.


"Harga-harga masih mahal sekarang, biasanya jangka semingguan baru pada turun. Semuanya naik, bawang putih lagi turun sekarang," kata pedagang sayuran di pasar tradisional bernama Welas Asih (43), saat ditemui detikFinance, di Pasar Gembrong Inpres, Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat, Minggu (11/8/2013).


Welas menyebutkan, hampir semua harga sayuran dan kebutuhan pokok naik setelah Lebaran, hanya bawang putih yang mengalami penurunan menjadi Rp 15.000 per kg dari sebelumnya yang sempat mencapai Rp 20.000 per kg.


"Bawang putih turun jadi Rp 15.000 per kg, kemarin masih Rp 18.000-Rp 20.000 per kg. Yang lain semuanya naik, ya nggak tahu dari sononya," kata Welas.


Ia menyebutkan, harga cabai rawit merah saat ini masih di posisi yang sama saat sebelum Lebaran di angka Rp 90.000 per kg. Sementara itu, harga cabai merah keriting juga masih stagnan di harga Rp 60.000 per kg. Diikuti harga bawang merah yang juga masih bertahan Rp 60.000 per kg.


Harga cabai rawit hijau naik menjadi Rp 35.000-Rp 40.000 per kg dari sebelumnya yang hanya Rp 30.000 per kg. Cabai hijau juga terpantau naik menjadi Rp 25.000 per kg dari semula masih di harga Rp 20.000 per kg.


Selain itu, harga sayur oyong juga ikut naik menjadi Rp 10.000 per kg yang tadinya hanya Rp 6.000 per kg. Bawang bombay juga naik dari awalnya hanya Rp 20.000 per kg menjadi Rp 25.000 per kg.


Harga tomat juga saat ini masih tinggi di harga Rp 15.000 per kg dari semula yang hanya Rp 12.000 per kg. Harga jagung naik menjadi Rp 7.000-Rp 8.000 per kg yang awalnya hanya Rp 6.000 per kg. Melinjo juga harganya masih tinggi di angka Rp 20.000 per kg dari semula Rp 10.000 per kg.


"Semua harga masih tinggi, naik semua," ujar Welas.


(hen/hen)



readmore »»  

Ini Tips Sebelum Beri Pinjaman Uang ke Orang Lain

Jakarta - Urusan yang berhubungan dengan uang memang agak sensitif. Apalagi kalau menyangkut pembayaran utang yang tertunda.

Pertemanan dan persahabatan yang sudah terjalin, bahkan persaudaraan bisa terganggu dengan urusan pinjam-meminjam ini. Kalau Anda sebagai pihak yang memberi utang, pasti tidak nyaman sekali rasanya harus menagih uang sendiri.


Sebenarnya bagaimana agar urusan pinjam-meminjam uang ini berjalan lancar? Pastinya kita ingin bisa membantu teman/saudara/kerabat dari kelebihan rezeki yang ada, tanpa membuat kita bangkrut maupun bete bukan?


Perencana Keuangan dari ZAP Finance Fitri Oktaviani mencoba memberi sedikit solusi untuk Anda. Berikut tipsnya yang dikutip dari situs resminya, Minggu (11/8/2013).


Berikut ini beberapa tipsnya:


Pinjamkan sesuai kemampuan

Walaupun misalnya kita memiliki sedikit kelebihan rezeki dibanding si calon peminjam, kita bukan Sinterklas. Kebutuhan keluarga tetap lebih penting. Pastikan bahwa uang yang kita pinjamkan tidak mengganggu budget kebutuhan rutin sehari-hari termasuk uang sekolah anak, cicilan utang, dan tabungan.


Tetapkan jangka waktu

Kadang-kadang kita tidak tega untuk menetapkan jangka waktu pengembalian. Tetapi hal ini diperlukan untuk kenyamanan kedua belah pihak. Usahakan memberikan tenggat waktu pinjaman, atau menawarkan beberapa pilihan skema pengembalian, misalnya dicicil perbulan selama 1 tahun, atau dibayar saat terima THR.


Alokasikan Budget Bantuan Teman/Saudara

Untuk anda yang memiliki kerabat yang kerap meminjam uang, ada baiknya dialokasikan budget bantuan setiap bulan. Sisihkan jumlah yang bisa anda ikhlaskan tiap bulan, dan siapkan di amplop atau rekening khusus. Saat ada yang memerlukan, anda bisa meminjamkannya tanpa terlalu mengharap uang itu kembali. Dana tersebut bisa terus bertambah jika tidak ada yang memerlukan, atau jika dana yang dipinjam sebelumnya telah dikembalikan.


Buat surat perjanjian utang

Untuk pinjaman dalam jumlah yang cukup besar, usahakan dengan surat perjanjian utang yang bermaterai. Hal ini untuk menjamin keamanan uang anda. Tulislah kesepakatan peminjaman utang ini secara detail di dalam surat perjanjian. Tidak perlu merasa tidak enak lho, toh uang yang dikeluarkan adalah uang anda, dan anda pasti ingin uang itu kembali.


Barang Jaminan

Barang jaminan bisa digunakan untuk jumlah pinjaman yang cukup besar. Dengan adanya barang jaminan, pihak yang meminjam akan lebih bertanggung-jawab terhadap utangnya, dan membuktikan komitmennya yang cukup tinggi untuk kelak membayar pinjamannya. Diskusikan barang jaminan yang nilainya relatif setara dengan jumlah pinjaman, dan tetapkan jangka waktu peminjaman.


Tampak ribet, lebih baik sedikit ribet di depan untuk urusan uang, tapi tetap baik dalam urusan selanjutnya. Jangan lupa komunikasikan dengan baik ya agar hubungan dengan si peminjam tetap lancar.


(hen/hen)



readmore »»  

Pasca Lebaran Harga Telur Langsung Turun, Daging Ayam Masih Tinggi

Jakarta - Harga pangan seperti telur ayam pasca Lebaran mengalami penurunan. Kenyataan ini sebelumnya sudah diprediksi sejalan mulai kembali normalnya permintaan telur dan suplai yang tinggi.

Misalnya di pasar tradisional Jakarta, pada hari ketiga setelah Lebaran, harga telur menjadi Rp 20.000 per kg, turun dari sebelumnya yang mencapai Rp 21.000 per kg.


"Sekarang lagi Rp 20.000 per kg, turun ya, kalau kemarin sebelum Lebaran masih Rp 21.000 per kg," ujar penjual telur ayam bernama Rani (34) ketika ditemui detikFinance, di Pasar Gembrong Inpres, Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat, Minggu (11/8/2013).


Ia mengakui permintaan terhadap telur ayam saat ini masih cukup tinggi. Namun, tingginya permintaan tidak lantas menaikkan harga jual telur di pasaran.


"Banyak yang beli ya tapi harganya ya memang turun dari sananya, nggak dinaikkan harganya," kata Rani.


Menurunnya harga telur tidak dibarengi dengan harga ayam potong di pasaran. Harga ayam saat ini justru naik menjadi Rp 40.000 per ekornya dari semula hanya Rp 35.000 per ekor.


"Ayam Rp 40.000 per ekor tadinya Rp 35.000 per ekor, malah Lebaran Rp 50 ribu per ekor. Sekarang masih mahal karena masih kosong yang jualan masih jarang," kata Endang pedagang ayam di Pasar Gembrong.


(hen/hen)



readmore »»  

Myanmar akan Bangun Bandara Baru Rp 11 Triliun Lebih Megah dari Kualanamu

Yangon - Konsorsium dari Korea Selatan (Korsel) memenangkan tender mega proyek pembangunan bandara baru di dekat Yangon, Myanmar sebagai bandara utama kedua setelah Yangon International. Bila terealisasi, kapasitas bandara baru ini mengalahkan kapasitas Bandara Kualanamu, Sumatera Utara di Indonesia.

Konsorsium yang dipimpin oleh Incheon International Airport Corp (IIAC) akan membangun Bandara Internasional Hanthawaddy. Pembangunan bandara baru ini untuk mengantisipasi pertumbuhan pariwisata yang berkembang pesat dan pengunjung bisnis di negara yang dahulunya terisolasi tersebut.


Pihak Departemen Perhubungan Udara Myanmar seperti dikutip dari AFP, Minggu (11/8/2013), mengungkapkan kontrak proyek pembangunan bandara tersebut senilai US$ 1,1 miliar atau sekitar kurang lebih Rp 11 triliun. Rencananya proyek akan ditandatangani pada akhir tahun ini.


Bandara Hanthawaddy International akan dibangun sekitar 50 mil atau 80 Km timur laut dari pusat Kota Yangon, Myanmar. Rencananya bandara baru ini akan mampu menampung sekitar 12 juta penumpang per tahun.


Pihak Kementerian Transportasi Korea Selatan mengungkapkan, bahwa pihak konsorsium menggandeng empat perusahaan konstruksi dari Seoul akan membangun bandara baru tersebut pada 2018. Selain itu, pihak konsorsium mendapat hak mengelola properti di Bandara Hanthawaddy International sampai 2067.


Sementara itu, bandara Yangon International rencananya akan diperluas dari kapasitas saat ini hanya 2,7 juta penumpang per tahun, karena jumlah penumpang sudah melebihi dari kapasitas.


Seperti diketahui konsorsium Incheon International Airport Corp (IIAC) merupakan pengelola bandara utama terbesar di Korea Selatan. Bandara Incheon mampu menampung 40 juta penumpang tahun pada 2012 lalu. Incheon International Airport juga telah beberapa kali menyabet penghargaan sebagai bandara terbaik di dunia oleh Airports Council International.


Sebagai pembanding, pembangunan Bandara Kualanamu, di Deli Serdang, Sumatera Utara beberapa waktu lalu menghabiskan dana Rp 5,8 triliun, dengan luas bandara 1.365 hektare dan luas terminal 118.930 meter persegi. Kapasitas penumpang mencapai 8 juta orang, namun Kualanamu didesain mencapai kapasitas maksimal untuk melayani hingga 22,1 juta penumpang per tahun.


(hen/hen)



readmore »»  

Usai Lebaran Harga Daging di Jakarta Masih Tinggi Rp 120.000/Kg

Jakarta - Setelah Lebaran harga daging sapi lokal di pasar tradisional Jakarta terpantau masih tinggi berkisar Rp 110.000-120.000 per kg.

Seorang pedagang daging di Pasar Gembrong Inpres, Jakarta, bernama Samsudin (33) mengaku tingginya harga daging sapi lokal usai Lebaran karena pasokan menipis sementara permintaan tinggi.


"Harga masih tinggi Rp 110.000 -Rp 120.000 per kg, barang kosong lagi susah, dari sononya segitu," kata Udin sapaan akrab si pedagang saat disambangi detikFinance, di Pasar Gembrong Inpres, Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat, Minggu (11/8/2013).


Udin menyebutkan, harga daging sapi lokal memang masih akan tinggi hingga beberapa waktu ke depan hingga pasokan normal. Saat ini, pasokan menipis sehingga harga daging masih dipatok tinggi.


"Lebaran kemarin malah Rp 120.000-Rp 130.000 per kg. Dari tukang potongnya masih tinggi. Ini juga buat ngisi langganan doang," katanya.


(hen/hen)



readmore »»