Ngaji Entrepreneur Bareng CT di Pasuruan

Pasuruan -Ribuan santri dan santriwati Pondok Pesantren Al Yasini, Wonorejo, Pasuruan, Jawa Timur antusias mengikuti Ngaji Entrepreneur bareng Ketua Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chairul Tanjung (CT).

Bertempat di aula pondok putri, ribuan santri mendengarkan 'pengajian' dari Chairul Tanjung. Pemilik CT Corp itu memompa semangat santri untuk terus belajar untuk menggapai cita-citanya di bidang entrepreneur.


"Sukses adalah hak semua orang. Semua orang bisa tidak sukses, semua orang bisa sukses. Mau sukses tergantung orang itu sendiri," ujar CT saat memberikan 'pengajiannya' di acara bertema 'Peran Pengusaha Muslim Terhadap Pemberdayaan Ekonomi Pesantren', di Pondok Pesantren Terpadu Al Yasini, Wonorejo, Pasuruan, Minggu (10/11/2013).


CT membeberkan kiat-kiatnya ke santri agar menjadi sukses yakni, harus lebih pintar dibandingkan dengan orang lain.


"Pintar tidak hanya nilai sekolahnya tinggi. Selain pintar di sekolah juga pintar ilmu masyarakat di kehidupan. Ilmu di sekolah bisa dipelajari, kalau ilmu masyarakat tidak bisa dipelajari tapi diamalkan," tuturnya sambil mengingatkan santri, untur terus belajar.


"Jangan ada yang mengeluh disuruh belajar, karena pintar bukan untuk pesantren, kiai, tapi untuk diri sendiri," katanya.


Kunci orang menjadi sukses yakni harus bekerja keras. Katanya, orang yang bekerja keras akan mendapatkan peluang jauh lebih banyak dibandingkan dengan orang malas.Next


(roi/ang)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Cerita Dahlan Iskan Soal Dioperasikannya Kembali Kereta Bogor-Sukabumi

Jakarta -Kereta Api Pangrango rute Bogor-Sukabumi sudah kembali beroperasi. Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan hadirnya kereta tersebut sangat membantu masyarakat. Terbukti di hari pertama pengoperasian, kereta langsung penuh.

"Kemarin penuh, sampai banyak yang enggak dapat tempat," ungkap Dahlan di GOR Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta, Minggu (10/11/2013).


Ia menuturkan, sebelumnya untuk menuju Sukabumi dari Bogor sangat susah. Itu pun berdasarkan pengalaman Dahlan yang langsung meninjau lokasi.


"Waktu itu saya kalau mau ke sana luar biasa susahnya, waktu saya ke Sukabumi saya merasakan sendiri," ujarnya.


Ia kemudian meninjau stasiun dan rel kereta yang tersedia. Setelah dinilai layak, Dahlan meminta PT KAI untuk kembali menyediakan kereta. KAI menyediakan 5 lokomotif untuk rute tersebut.


"Kemudian saya tinjau stasiun dan relnya masih memungkinkan dibuka terus saya instruksikan PT.KAI untuk dibuka. Dari 2 bulan yang saya perkirakan, ternyata 3 Minggu langsung ada," terangnya.


(mkl/dru)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Dahlan Ingin BUMN Buat Waduk di Ciliwung

Jakarta -Macet yang terjadi di Ibukota sepertinya sudah menjadi konsumsi sehari-hari. Sudah banyak solusi yang ditawarkan, namun belum ada yang benar-benar dapat menyelesaikan macet.

Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan mengaku telah menyiapkan sebuah waduk di pinggiran Kali Ciliwung Jakarta. Waduk yang awalnya bertujuan untuk mengatasi banjir ini, dianggap juga dapat mengurangi kemacetan.


"Saya siapkan waduk untuk mengatasi banjir. Karena macet juga bagian dari akibat banjir. Jadi akan memabantu. Selain itu juga waduk tersebut dapat membantu menyediakan air bersih untuk minum," ujar Dahlan di GOR Soemantri Brojonegoro, Kuningan, Jakarta, Minggu (10/11/2013)


Proyek waduk tersebut ditangani oleh Hutama Karya. Anggaran langsung menggunakan dana BUMN tersebut. Ia menjamin, banjir di Jakarta akan bisa berkurang 20% dari waduk tersebut.


"Ditangani oleh HK. Saya jamin itu 20% banjir Jakarta akan berkurang," sebutnya,


Ia menargetkan waduk tersebut akan tersedia dalam kurun waktu dua tahun kedepan. Untuk sebuah solusi dari kemacetan, dua tahun adalah solusi jangka pendek.


"Dua tahun depan. Itu bisa selesai," pungkasnya.


(mkl/dru)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Dahlan Iskan Sindir Direksi BUMN yang Tak Hadir Porseni

Jakarta -Pekan Olahraga Seni BUMN (Porseni BUMN) tahun 2013 kembali digelar tahun ini. Puluhan perusahaan BUMN siap bertarung untuk beberapa cabang olahraga selama beberapa hari kedepan dan memperebutkan piala Kementerian.

Acara ini dibuka oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan. Dalam pembukaannya, Dahlan mengatakan agenda ini memang lebih meriah dari tahun sebelumnya. Namun, sayang masih banyak direksi perusahaan pelat merah yang datang.


"Saya membuka Porseni BUMN untuk kedua kalinya. Tahun ini lebih meriah. Yel yel nya juga lebih baik. Direksi yang hadir juga lebih banyak, tapi meskipun sayang belum semua," ungkap Dahlan dalam sambutannya, di GOR Soemantri Bojonegoro, Kuningan, Jakarta, Minggu (10/11/2013).


Dahlan sempat menuturkan pujian kepada kontingen dari PT Bank BTN sebagai yel-yel terbaik dibandingkan dengan perusahaan lainnya. Ia pun memberikan kaos Evan Dimas sebagai bentuk penghargaan..


"Saya terkesan dengan yel-yel dari BTN. Untuk itu saya berikan kaos yang saya pakai. Porseni tetap tujuannya untuk kemajuan perusahaan. Tapi walaupun memakan waktu, jadi karena ingin tunjukan visi misinya itu saya izinkan," papar Dahlan.


Usai sambutannya, Dahlan membuka acara dengan bergoyang bersama Cesar. Goyang andalan "asik-asik Jos" dilakukan berulang-ulang dan diikuti oleh seluruh peserta Porseni BUMN. Keramaian penuh sesak juga terjadi di banku penonton yang ikut bergoyang bersama.


(mkl/dru)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Seperti Ini Uang Kertas Pertama yang Dikeluarkan Bank Indonesia

Jakarta -Bank Indonesia (BI) mengeluarkan uang kertas pertama pada tahun 1952. Uang kertas ini dikeluarkan dalam tujuh pecahan, mulai dari Rp 5 hingga Rp 1.000.

Uang tersebut masih rapih tersimpan di brankas numismatik di museum Bank Indonesia.


Pengamatan detikFinance, Minggu (10/11/2013) di Museum Bank Indonesia, Kawasan Kota Tua, uang pertama yang dikeluarkan BI ini berbarengan dengan berdirinya BI setelah berganti nama dari De Javasche Bank pada tahun 1952.


Tetapi uang kertas tersebut baru diedarkan setelah berlakunya UU Nomor 11/1953.


Museum BI ini memang menyimpan sejarah tentang uang dan segala aktifitas bank sentral tempo dulu. Museum BI ini menjadi suatu lembaga tempat mengumpulkan, menyimpan, merawat, mengamankan, dan memanfaatkan aneka benda yang berkaitan dengan perjalanan panjang BI.


"Saat ini memang telah ada beberapa museum yang keberadaannya mempunyai kaitan dengan sejarah BI, namun museum-museum tersebut masih belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Selain itu, gagasan untuk mewujudkan Museum Bank Indonesia juga diilhami oleh adanya beberapa museum bank sentral di negara lain, sebagai sebuah lembaga yang menyertai keberadaan bank sentral itu sendiri," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Difi Johansyah.


(dru/dru)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Risma Pompa Semangat Pahlawan Ekonomi Agar Terus Berkarya

Jakarta -Walikota Surabaya Tri Rismaharini terus memompa semangat Pahlawan Ekonomi dari UKM. Mereka diminta terus belajar dan berkarya, agar produknya bisa masuk di Carrefour.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Chairul Tanjung, yang membantu akses pasar bagi Pahlawan Ekonomi Surabaya," kata Risma saat memberikan sambutan di acara Peluncuran 45 Produk Pahlawan Ekonomi, Bazaar Rakyat dan Pojok Rakyat di Carrefour, Jalan A Yani, Surabaya, Minggu (10/11/2013).


Walikota Surabaya ini menceritakan perjalanan kesuksesan Chairul Tanjung dan mendorong mereka untuk terus maju.


"Kemajuannya banyak, meskipun banyak juga yang mrotol. Tiap hari saya ngompori ibu-ibu supaya panas terus dan tidak pernah menyerah," tuturnya sambil menambahkan, agar pahlawan ekonomi UKM dari Surabaya ini terus diberikan kesempatan produknya dipasarkan di Carrefour.


"Jangan pernah menyerah, Tuhan berjanji akan memberikan jalan asalkan umatnya juga berusaha. Jangan pernah menyerah jang pernah putus asa," ujarnya.


Mantan Kepala Bappeko Kota Surabaya ini menargetkan, tahun depan ada sekitar 80 sampai 100 produk dari UKM bisa masuk di Carrefour.


"Jadi jangan pantang menyerah. Di dunia ini tidak ada yang tidak mungkin," tandasnya.Next


(roi/dru)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Peluncuran Produk Pahlawan Ekonomi di Surabaya Meriah

Surabaya -Suasana peluncuran 45 produk pahlawan ekonomi di Surabaya sangat meriah sekali. Bertepatan dengan Hari Pahlawan, para pengusaha usaha kecil menengah (UKM) berdandan ala pejuang 1945.

Dari pantauan detikFinance, acara Peluncuran 45 Produk Pahlawan Ekonomi Surabaya, Pojok Rakyat, Bazaar Rakyat digelar di Carrefour, Jalan A Yani Surabaya, Minggu (10/11/2013).


Acara tersebut dihadiri Walikota Surabaya Tri Rismaharini, Ketua Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chairul Tanjung, serta pejabat Carrefour dan dari perusahaan yang mendukung acara tersebut.


Suasana sangat meriah dengan nuasana zaman perang. Bahkan peserta dengan mengenakan kaos doreng, menyambut Walikota Surabaya dan Ketua KEN dengan joget Caisar. Bahkan, Risma yang mengenakan pakaian pejuang membaur dengan ibu-ibu tersebut berjoget Caisar.


Dalam acara itu, sebanyak 17 pahlawan ekonomi mendapatkan penghargaan. Kemudian rombongan walikota dan Ketua KEN meninjau stan bazaar yang berada di halaman parkir Carrefour A Yani. Dilanjutkan membuka Pojok Rakyat di Carrefour.


(roi/dru)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»