Minyak Anjlok, Kebijakan Baru Harga BBM Diumumkan Akhir Tahun

Jakarta -Saat ini harga minyak dunia anjlok ke tingkat terendahnya, dan pasti akan mempengaruhi harga BBM. Apakah harga BBM subsidi akan kembali diturunkan?

Menko Perekonomian Sofyan Djalil mengatakan, pemerintah sedang mengkaji sejumlah opsi terkait anjloknya harga minyak dunia, dan pengaruhnya terhadap harga BBM subsidi.


"Mudah-mudahan sebelum akhir tahun akan diumumkan kebijakan yang akan kita selesaikan secara permanen. Dengan turunnya harga minyak dunia. Ada tiga opsi yang paling baik yang akan kita ambil," jelas Sofyan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (12/12/2014).


Sofyan masih merahasiakan 3 opsi yang disiapkan pemerintah terkait harga BBM subsidi. "Sebelum akhir tahun akan kita umumkan," ujarnya.


Terkait anjloknya harga minyak dunia, Sofyan mengatakan, penurunan harga BBM subsidi juga menjadi kajian pemerintah.


"Turunnya minyak dunia akan dirasakan rakyat. Revisi harga (BBM subsidi) termasuk opsi yang dipikirkan. Yang membuat masalah ini tidak berulang-ulang," jelas Sofyan.


Seperti diketahui, harga minyak jenis Brent telah turun lebih dari 9% pekan ini. Sementara sejak Juni 2014, harga minyak Brent turun 45%, dari US$ 115 per barel menjadi US$ 62 per barel.


Untuk harga minyak jenis Light Sweet di AS turun US$ 1,21 per barel ke level US$ 58,74 per barel. Minyak ini sempat turun ke US$ 58,27 per barel, atau level terendah sejak Mei 2009.


(dnl/hen)

readmore »»  

Jokowi Ingin RI Belajar Bikin Kapal Selam Hingga Tanker Dari Korsel

Jakarta -Presiden Joko Widodo (Jokowi) menuntaskan lawatannya ke Korea Selatan (Korsel) selama 3 hari, mengikuti forum Commemorative ASEAN-Korsel yang diadakan di Busan Exhibition and Convention Center‎, Korsel. Selain membawa potensi peluang investasi, Jokowi meningkatkan kerjasama maritim dengan Korsel.

"Kita ingin kerjasama bukan hanya jual beli, tapi kerjasama pembuatan kapal baik kapal selam, tanker, penumpang itu ada di Indonesia, ada transfer of technology," kata Jokowi di dalam pesawat kepresidenan jelang mendarat di Jakarta, Jumat (12/12/2014) malam.


Menurut Jokowi, dengan kerjasama transfer teknologi, maka Indonesia ke depan bisa membuat sendiri di dalam negeri. Sebelumnya, Indonesia-Korsel sudah bekerjasama di bidang pembuatan kapal selam Changbogo, melalui skema transfer teknologi.


"Secara khusus saya sampaikan kepada Presiden Park (Korsel) untuk mengembangkan industri maritim, pertahanan maritim, Presiden Park mengatakan tidak ada masalah," kata Jokowi.


Sebelumnya, satu dari tiga kapal selam kelas Changbogo yang dipesan Indonesia dari Korea Selatan (Korsel) mulai diproduksi tahun ini di Korsel. Rencananya satu unit lagi kapal selam akan dibuat di Korsel dengan melibatkan BUMN PT PAL.


Sedangkan sisanya akan dibuat di Indonesia sebagai bagian dari program transfer of technology (ToT) untuk Indonesia di galangan PT PAL, Surabaya.


Kementerian Pertahanan pada akhir Desember 2011 lalu menandatangani kontrak pengadaan 3 unit kapal selam dengan perusahaan galangan kapal asal Korea Selatan, Daewoo Shipbuilding Marine Enginerering (DSME). Tiga kapal selam ini akan segera melengkapi armada tempur TNI Angkatan Laut.


Pabrik Daewoo ini juga sempat dikunjungi Jokowi dalam lawatannya ke Korsel.


(hen/dnl)

readmore »»  

Ini Cara Jokowi Bikin Ekonomi Indonesia Booming

Jakarta -Dalam kunjungannya ke Korea Selatan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menemui sejumlah investor yang tertarik menanamkan modalnya. Jokowi mengatakan, investor mulai percaya kepada pemerintah Indonesia.

Saat di pesawat menuju Jakarta, Jokowi mengatakan, ada cara yang dia lakukan untuk membuat ekonomi Indonesia bangkit dan maju.


"Membangun kepercayaan sulit, sekarang investor mulai percaya bahwa kita serius menangani hambatan," jelas Jokowi, Jumat (12/12/2014).


Pembenahan itu adalah, soal penanganan defisit ganda yang dihadapi Indonesia. Saat ini Indonesia mengalami defisit anggaran dan defisit neraca perdagangan karena impor lebih banyak daripada ekspor.


Kemudian, pembenahan lain adalah, pembangunan pembangkit listrik yang akan mendukung pertumbuhan ekonomi dan industri. Lalu penyederhanaan perizinan hingga proses pembebasan tanah yang mudah akan dilakukan Jokowi.


"Kalau ini satu per satu dilakukan, ini diatasi, kepercayaan itu muncul, itulah yang menjadikan Indonesia ekonominya menjadi booming. Menjaga kepercayaan itu sangat sulit. Oleh karena hati-hati kalau sudah dipercaya," kata Jokowi.


Selain itu, Jokowi mengatakan, bila investasi sudah masuk ke Indonesia, maka sektor usaha kecil hingga menengah juga akan bangkit. Ini bakal membuat daya saing Indonesia meningkat.


"Karena uang yang beredar di dalam negeri ke mana-mana, implikasinya ke mana-mana. Kita ingin APBN kita konsentrasinya yang kecil-kecil, nelayan, petani, pengusaha mikro di desa desa. Karena infrastruktur dikerjakan swasta. Terutama swasta dalam negeri," tutur Jokowi.


Rencana-rencana itu, ujar Jokowi, akan dilakukan dengan cepat karena pemerintah juga memiliki waktu yang terbatas.


"Kita ini dikejar, waktu terbatas, dikejar oleh waktu. Sehingga harus cepat‎, cepat, cepat dalam hal apa pun, baik kebijakan, implementasi, eksekusi semua harus cepat," ungkapnya.


(dnl/hen)

readmore »»  

Cerita Jokowi di Korsel, Soal Banyaknya Investor Antre Mau Bertemu

Jakarta -Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku terkesan dengan hasil kunjungan kerjanya ke Korea Selatan (Korsel) selama 3 hari. Jokowi sempat mengikuti CEO Summit dalam rangkaian acara Commemorative ASEAN-Korsel yang diadakan di Busan Exhibition and Convention Center‎, Korsel.

Jokowi mengatakan pertemuan Commemorative ASEAN-Korsel relatif membahas masalah makro seperti soal persaudaraan ASEAN-Korsel, kerjasama perdamaian dan penanganan bencana. Namun Jokowi berkesan ketika bertemu dengan perwakilan perusahaan-perusahaan Korsel, banyak yang antre mau bertemu dirinya, sehingga bisa segera ditindaklanjuti.


"Kalau cepat bisa dilaksanakan pertemuan dengan perusahan-perusahan. Yang kita bikin senang itu antre, kamu nggak tahu kan, antre dari sore sampai malem, tadi mau pulang saja masih ada lagi satu," kata Jokowi di pesawat kepresidenan menjelang mendarat di Jakarta, Jumat (12/12/2014) malam.


Ia menceritakan satu per satu perwakilan investor asal Korsel yang berkomitmen menambah investasinya di Indonesia. Sektornya beragam seperti baja, energi, industri pertanian, petrokimia dan lain-lain.


"Kita bertemu investor, dari sore hingga tengah malam. Dari POSCO ingin perbesar investasi di industri baja. Kedua Hyosung ingin membangun floating gas power plant dan industri pupuk," ujar Jokowi.


Selain investor-investor tadi, beberapa investor lainnya antara lain Lotte Group yang akan membangun industri Petrokimia. Selain itu, ada SK Energy yang akan membangun pembangkit listrik dan sektor pemurnian batu bara.


"Ini juga bagus karena kita tidak ingin mengirim (ekspor) batu bara mentah. Kemudian bahwa ingin masuk ke jasa keuangan. Selanjutnya SK energy ingin kerjasama dengan Pertamina dengan industri perminyakan," katanya.Next


(mpr/hen)

readmore »»  

Mau Dapat Diskon 15% Beli Minyak Angola, Ini Syarat untuk Pertamina

Jakarta -PT Pertamina (Persero) dan Sonangol EP, BUMN energi dari Angola sudah menandatangi Nota Kesepahaman salah satunya soal pembelian minyak dengan harga diskon hingga 15%. Namun untuk mendapatkan diskon, Pertamina harus memenuhi syarat.

"Itu perlu dipahami lah, yang ditandatangani MoU kemarin dengan Sonangol EP menyangkut tiga hal, pertama bicara upstream (hulu), kedua kilang minyak, dan ketiga terkait trading (jual-beli minyak)," kata Direktur Ritel dan Pemasaran PT Pertamina Ahmad Bambang ditemui di Kantor BPH Migas, Jumat (12/12/2014).


Bambang mengatakan, dengan kerjasama salah satunya dibidang trading tersebut, Pertamina dapat membeli minyak mentah dari Angola dengan diskon hingga 15%, namun syaratnya keduanya harus membentuk satu perusahaan trading seperti Petral dan kepemilikan sahamnya 50% Pertamina 50% Sonangol.


"Harus ada perusahaan trading bersama seperti kita bentuk Petral. Dengan kerangka perusahaan tersebut baru kerjasama atau pembelian minyaknya berdasarkan kesepakatan government to government (g to g), kalau belum terbentuk ya pembeliannya secara bisnis, sama seperti Exxon, BP beli minyak. Dengan perusahaan trading tersebut kita baru bisa beli minyak dengan dapat diskon 15%," ungkap Ahmad.


Saat ini kata Bambang, proses pembentukan perusahaan trading bersama tersebut masih dalam proses perizinan. "Masih proses, karena ini PMA (Penanaman Modal Asing) jadi masalahnya diperizinan dan sebagainya," katanya.


Bambang menjelaskan, masih banyak salah persepsi di masyarakat terkait diskon 15% dalam pembelian minyak dari Angola tersebut.


"Diskonnya itu banyak media salah hitungnya. 15% ketika harga US$ 100 per barel itu artinya diskonnya US$ 15, kalau sekarang harganya US$ 70 per barel ya tentunya tidak sampai US$ 15 dolar diskonnya, kan gitunya, ngikuti harga minyak saja," tutupnya.


(rrd/hen)

readmore »»  

Antam Minta Pabrik Bahan Baku Pemurnian Emas Bebas Pajak

Jakarta -PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) berencana membangun pabrik pengolahan anode slime. Ini merupakan industri hilir yang menyaring logam berharga di lumpur anoda.

Dari anode slime ini, akan dihasilkan bahan baku untuk proses pemurnian emas di PT Logam Mulia, yang merupakan anak usaha Antam.


"Pabrik anode slime kita rencananya beroperasi Desember. Tapi ternyata ada keterlambatan pengapalan, Desember baru dipasang. Jadi nanti Januari baru jalan," kata Tato Miraza, Direktur Utama Antam, kala ditemui usai menghadap Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) di Istana Wapres, Jakarta, Jumat (12/12/2014).


Namun untuk fasilitas anode slime ini, lanjut Tato, perseroan berharap mendapatkan fasilitas pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 10%. Menurut Tato, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro sudah memahami permintaan ini.


"Itu dengan Menteri Keuangan nanti. Pak Menteri Keuangan juga sudah aware," ujarnya.


Tato memang belum bisa memastikan apakah nantinya PPN terhadap anode slime akan dibebaskan. Namun dia menyatakan industri ini harus mendapat dukungan dari pemerintah.


"Belum tahu, tapi arahnya positif. Pemerintah sudah aware bahwa untuk downstream industry harus bantu lah. Apalagi ini kan produk bangsa sendiri," tuturnya.


Selain itu, lanjut Tato, di depan JK dirinya juga memaparkan perkembangan proyek-proyek terbaru. Umumnya proyek-proyek tersebut adalah pengolahan hasil tambang.


"Kita cerita kemajuan proyek kita hilirisasi apa. Misalnya ekspansi di Pomalaa (pengolahan nikel), itu sudah 80% sampai November ini. Insya Allah tahun depan September akan selesai," ucapnya.


(hds/hen)

readmore »»  

Saat 'Banjir' Gula Impor, Produsen Rafinasi Ngaku 5 Pabrik Setop Produksi

Jakarta -Pihak Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (AGRI) mengungkapkan ada 5 pabrik gula rafinasi yang setop produksi sementara karena kekurangan pasokan bahan baku gula mentah (raw sugar). Di sisi lain, para pabrikan gula berbasis tebu atau eks tebu petani lokal justru kesulitan menjual gulanya karena ada dugaan rembesan gula impor hasil olahan pabrik anggota AGRI.

Ketua Umum AGRI Wisnu Hendraningrat menuturkan dari 11 perusahaan yang merupakan anggota AGRI, sebanyak 5 pabrik menghentikan produksi, menunggu pasokan bahan baku kembali normal.


"Ada 4 yang tutup. Lalu ditambah ‎minggu ini 1 lagi, jadi total ada 5 yang tutup," kata Wisnu saat ditemui di kantor Kementerian Perindustrian, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (12/12/2014).


Ia menuturkan dampak berhentinya produksi dari perusahaan tersebut, karyawan yang bekerja di pabrik itu terpaksa harus dirumahkan sementara. Saat ini, rata-rata karyawan yang bekerja di 1 pabrik gula rafinasi berjumlah 300 orang.


"Jadi ada sekitar 1.500 orang," tuturnya.


Wisnu meminta pemerintah segera mengeluarkan izin impor bahan baku berupa gula mentah untuk tahun depan‎. Kebutuhannya untuk awal tahun depan (Januari-Maret) sebanyak 620.000 ton raw sugar untuk memasok kebutuhan gula rafinasi bagi industri makanan dan minuman.


"Kalau tidak segera dikeluarkan dalam waktu dekat ini, bukan hanya cuma pabrik-pabrik rafinasi saja yang tutup. Tapi juga pasokan terhadap industri makanan minuman juga bakal terputus," tuturnya.


Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Partogi Pangaribuan mengatakan perhitungan sementara Kemendag, total kebutuhan raw sugar tahun ini sama seperti tahun lalu sebesar 2,8 juta ton. Pada awal tahun ini sempat ada kuota sebanyak 3,1-3,2 juta ton, tahun depan diperkirakan mencapai 3,2 juta ton.


"Total 1 tahun 2,8 juta ton raw sugar 2015 setara raw sugar. Kita juga punya perhitungan. Sama dengan tahun lalu," jelas Partogi.


(zul/hen)

readmore »»