Punya Kereta Berkecepatan 500 Km/Jam, China Kembangkan Sistem Rem

Beijing - Pemerintah China tengah mengembangkan sistem teknologi pengereman baru untuk kereta super cepat yang dimilikinya. Saat ini kereta cepat di China memiliki kecepatan maksimum 500 km/jam.

Sistem baru pengereman ini telah melalui uji coba dan siap digunakan.


Demikian disampaikan Li Heping selaku peneliti senior dari Akademi Ilmu Perkeretaapian China seperti dikutip dari Chinadaily, Jumat (8/3/2013).


Teknologi baru ini bisa digunakan untuk pengereman kereta dengan kecepatan 200 km/jam lebih. Menurut Li, para ilmuwan di China menyatakan dari simulasi teknologi yang dilakukan, teknologi rem ini bisa menghentikan kereta dengan kecepatan 500 km/jam dengan halus.


"Kereta super cepat di China aman. Saya sebagai peneliti telah menguji kereta cepat ini. Saya berharap masyarakat percaya soal keselamatan ini," kata Li.


Kereta cepat pertama di China menghubungkan Beijing dengan Tianjin pada Agustus 2008. Kereta tersebut bisa berlari dengan kecepatan 350 km/jam. Pada Desember 2012, ada jalur baru kereta cepat yang menghubungkan Beijing dan Guangzhou yang merupakan kereta cepat dengan jalur terpanjang di dunia yaitu 9.300 km.


China berencana untuk memperpanjang jalur kereta cepatnya menjadi 18.000 km di 2015. Saat ini, kecepatan kereta cepat di China baru mencapai 486,1 km/jam atau yang tercepat di dunia. Li mengatakan, tenaga kereta cepat ini akan ditambah.


(dnl/hen)



readmore »»  

Gandeng Indomobil, VW Tambah Investasi di RI Tahun Depan

Jakarta - Menteri Perindustrian MS Hidayat memastikan produsen mobil asal Jerman Volkswagen (VW) akan menambah investasi baru untuk pembangunan pabrik mereka mulai tahun depan. Selama ini VW sudah memiliki pabrik perakitan Completely Knock Down (CKD) di Cikampek, Jawa Barat.

"Volkswagen akan berinvestasi di Indonesia tahun depan," kata Hidayat kepada detikFinance, Jumat (8/3/2013)


Hidayat menuturkan komitmen investasi baru ini setelah ada pertemuan antara CEO Volkswagen di Jerman beberapa hari lalu, terkait kunjungan kenegaraan Presiden SBY. Untuk investasi kali ini, menurut Hidayat produsen mobil asal Jerman itu akan menggandeng PT Indomobil Sukses International Tbk.


"Mereka akan kerjasama dengan Indomobil, untuk nilai investasinya belum tahu," kata Hidayat.


Jauh sebelumnya memang VW sudah melirik Indonesia sebagai negara potensial untuk menjadikan basis produksi. VW sedang mempelajari kemungkinan berdirinya pabrik manufaktur (produksi) VW di Indonesia. Rencana, pabrik VW di Indonesia akan berdiri 3 tahun atau paling lama 4 tahun mendatang.


"Kami sudah meneliti untuk pabrik di Indonesia. Saat ini kami sudah berprduksi SKD. Untuk pabrik full manufacturing masih dalam peneliatan, kami berharap 3-4 tahun lagi benar-benar full manufacturing di Indonesia," kata Presiden Direktur dan CEO Garuda Mataram Motor Andrew Nasuri beberapa waktu lalu, selaku ATPM resmi VW di Indonesia.


(hen/dnl)



readmore »»  

Penjelasan Induk SCTV Soal Nasib Karyawan Pasca Merger dengan Indosiar

Jakarta - Induk SCTV akan dimerger dengan induk Indosiar, yaitu PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) dan PT Indosiar Karya Mandiri Tbk (IDKM). Lalu bagaimana nasib karyawannya?

Sekretaris Perusahaan SCMA Hardijanto Saroso mengatakan, saat ini jumlah karyawan tetapnya hanya 12 orang. Sedangkan IDKM sama sekali tidak punya karyawan. Kok bisa?


Menurutnya, kegiatan operasional IDKM banyak dilakukan oleh karyawan yang merangkap jabatan dari pekerjaannya di anak usaha, yaitu dari PT Indosiar Visual Mandiri (IVM).


"Oleh karenanya penggabungan ini tidak akan memiliki dampak terhadap karyawan IDKM," jelasnya dalam keterbukan informasi di situs resmi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (8/6/2013).


Seperti diketahui, IDKM akan melebur ke SCMA sehingga Indosiar akan langsung berada di bawah induk SCTV tersebut. Nilai merger dari induk SCTV dan Indosiar itu ditaksir mencapai Rp 31,744 triliun.


(ang/dnl)



readmore »»  

Elpiji 12 Kg Batal Naik, BPS: Maret Kemungkinan Deflasi

Jakarta - Pemerintah tidak menyetujui keinginan PT Pertamina (Persero) untuk menaikan harga Elpiji 12 kg. Keputusan inipun meruntuhkan kemungkinan inflasi yang akan bertambah 0,5% jika harga gas naik 35% seperti direncanakan Pertamina. Artinya, daya beli masyarakat akan terjaga.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Statistik Harga, Badan Pusat Statistik (BPS) Sasmito Hadi Wibowo di sela-sela acara Apel Siaga Sensus Pertanian 2013, di Halaman Gedung BPS, Jalan Dr Soetomo, Jumat (8/3/2013).


"LPG aja naik 35 persen inflasi 0,5 persen," ujar kepada wartawan.


Sasmito menyatakan Elpiji adalah kebutuhan rumah tangga. Sehingga, masyarakat akan terkena dampak langsung dari kenaikan. Apalagi, pengguna jenis ini cukup banyak dibandingkan dengan yang jenis 3 kg.


"Ini kan kebutuhan RT, bisa makan nggak kalau nggak pakai Elpiji?," ucapnya.


Ia memperkirakan, Maret 2013 akan terjadi deflasi 0,2%. Ini seiring dengan kestabilan harga untuk beberapa sektor seperti kebutuhan sembako.


"Kalau semua yang lain deflasi minus 0,2 persen, tapi kalau LPG naik 35% jadi inflasi 0,3% serius," terang Sasmito.


Sementara itu, sambungnya komoditas yang masih dalam kategori mengkhawatirkan adalah bawang merah dan bawang putih. Ia berharap pemerintah dapat menekan dua komoditas tersebut.


"Kemudian yang masih dikawatirkan tapi stok bawang merah dan bawang putih. Harus kita tekan lah. Saya berharap ini berhenti lah. Kepada minggu kedua keempat," pungkasnya.


(dru/dru)



readmore »»  

Dadakan ke Puskemas Petojo, Dahlan Iskan: Cukup 2 Anak Saja

Jakarta - Hari ini secara tiba-tiba Menteri BUMN Dahlan Iskan mengunjungi dua Puskesmas, di Kelurahan Petojo Selatan dan Gambir. Untuk apa Dahlan mengunjungi dua Puskesmas tersebut?

Kepala Humas Kementerian BUMN Faisal Halimi mengatakan, Dahlan mengunjungi dua Puskesmas itu untuk mengecek kesiapan pemasangan sistem teknologi informasi (TI) terkait pelaksanaan Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).


"Saat mengunjungi Puskesmas Petojo tersebut, Pak Dahlan bertemu dengan Ibu Novi yang sedang menggendong anak perempuannya dan anak pertamanya laki-laki di sebelahnya. Pak Dahlan berpesan cukup ya dua anak saja, yang diiyakan oleh Ibu Novi," ujar Faisal kepada detikFinance, Jumat (8/3/2013).


Seperti diketahui, saat ini BUMN asuransi yaitu PT Askes tengah dalam proses pengubahan diri menjadi BPJS. Untuk uji coba sistem BPJS ini, DKI Jakarta bakal menjadi proyek percontohan.


Setelah mengunjungi dua Puskesmas tersebut, Dahlan langsung bergeser ke RSUD Tarakan untuk melihat sistem pelayanan Askes dan Jamsostek. "Pak Dahlan melihat langsung pendaftaran yang akan terkoneksi dari Puskesmas tingkat kelurahan, kecamatan, RSUD, RS rujukan seperti RSCM dan perusahaan yang tergabung dalam BPJS," kata Faisal.


"Sistem ini dilakukan untuk menghindari kepadatan pasien si RSCM yang seharusnya bisa ditangani di masing-masing Puskesmas atau RSUD," tambah Faisal.


(dnl/hen)



readmore »»  

Harga Elpiji 50 Kg Ternyata Sudah Naik Hingga Rp 200.000 per Tabung

Jakarta - Keinginan Pertamina untuk menaikkan harga gas elpiji 12 kg belum bisa terwujud karena pemerintah menolak usulan Pertamina tersebut. Namun, ternyata harga gas elpiji 50 kg sudah lebih dulu dinaikkan.

Sasongko, bagian administrasi agen penjualan resmi gas elpiji PT Satria Bhakti mengaku, pihaknya sudah menaikkan harga gas elpiji 50 kg dari sebulan lalu. Kenaikan tersebut hampir Rp 200 ribu per tabungnya yang semula hanya Rp 470 ribu menjadi Rp 660 ribu per tabung.


"Yang 50 kg naik hampir Rp 200 ribu dari Rp 470 ribu ke Rp 660 ribu. Kenaikan dari Pertamina sebulan lalu," kata Sasongko saat disambangi detikFinance, di kantor agen penjualan, Rawasari, Jakarta Pusat, Jumat (8/3/2013).


Dia menjelaskan, kenaikan harga gas elpiji 50 kg tersebut sudah dilakukan sebulan lalu merujuk pada surat edaran yang disampaikan Pertamina untuk menaikkan harga gas elpiji.


Namun, kata dia, pihak Pertamina belum menaikkan harga gas elpiji 12 kg seperti yang sudah direncanakan.


"Kalau yang 12 kg masih kita jual tetap Rp 71 ribu. Yang 3 kg juga masih tetap Rp 12.500. Kita tegantung dari pemerintah ikut pemerintah saja mau naikin atau enggak," ujarnya.


Sasongko menyebutkan, pengguna gas elpiji 50 kg kebanyakan dari kalangan industri seperti Industri pabrik las, restoran besar, hotel, dan industri lainnya sehingga tidak terlalu berdampak pada masyarakat langsung.


"Konsumen kebanyakan 3 kg sama 12 kg. 50 kg kebanyakan buat industri. Jadi yang protes paling pengusaha," katanya.


Dia menambahkan, dalam sehari pihaknya bisa menjual lebih kurang 3000 tabung gas elpiji 3 kg, 200 tabung untuk gas elpiji 12 kg, dan sekitar 10-20 tabung untuk 50 kg.


(dru/dru)



readmore »»  

Petugas Dituding Tak Turun Lapangan, Kepala BPS: Ini Adalah Cambuk

Jakarta - Sensus Pertanian 2013 (ST 2013) bakal menjadi ajang pembuktian reputasi Badan Pusat Statistik (BPS). Setelah sebelumnya BPS mendapat kritikan soal sensus sapi 2011 yang dianggap tak akurat karena petugas BPS tak turun ke lapangan.

Kepala BPS Suryamin membenarkan hal tersebut, ia meminta seluruh pegawai BPS untuk menyebut agenda sensus pertanian sebagai Siaga 1.


"BPS situasi siaga 1, menegangkan dan penuh kekhawatiran. Ini kredibelitas dipertaruhkan," ungkapnya saat Apel Siaga ST 2013, di halaman Gedung BPS, Jalan Dr Soetomo, Jumat (8/3/2013).


Ia menyinggung ungkapan para pengamat yang menilai institusinya tidak turun ke lapangan sangatlah tak berdasar dan tak benar.


"Bahwa beberapa pekan terakhir, kita mendengar beberapa kritik kita, yang paling anyar data sapi, tidak tanggung-tanggung komentar yang muncul bahwa menunjukan BPS tidak turun ke lapangan," paparnya.


Suryamin berharap, pernyataan tersebut menjadi cambuk untuk melaksanakan program selanjutnya. Kesuksesan ST 2013, menurutnya dapat membalas kritikan itu. "Ini adalah cambuk kita semua, untuk membuktikan menjadi instansi statistik. Kita akan membuktikan bahwa (kritikan) itu tidak benar," kata Suryamin.


(hen/hen)



readmore »»