Ingin Tahu Kehebatan BUMN RI, Menteri Energi Myanmar Temui Dahlan Iskan

Surabaya - Menteri BUMN Dahlan Iskan menjamu rombongan Menteri Energi Myanmar, Zayar Aung di Restoran Bandar Djakarta Cabang Surabaya Jawa Timur. Dalam jamuan makan malam, Dahlan tampil lebih formal karena menggunakan balutan batik coklat dan sepatu pantofel.

Pada acara jamuan makan malam ini, Dahlan menjelaskan kedatangan perwakilan pemerintah Myanmar ke Indonesia. Delegasi Myanmar ingin mengetahui proyek dan aktivitas korporasi BUMN Indonesia.


"Karena kita buka pabrik pupuk di sana. Mungkin pemerintahan Myanmar ingin membuktikan Pupuk Indonesia hebat atau nggak. Maka mereka ke Petrokimia Gresik. Mau Pupuk Kaltim juga boleh. Beliau milih Petrokimia Gresik," ucap Dahlan di Restoran Bandar Djakarta Cabang Surabaya Jawa Timur, Jumat malam (27/9/2013).


Pada pertemuan dan kunjungan ke Indonesia kali ini, Dahlan optimistis delegasi Myanmar percaya terhadap kapasitas BUMN Indonesia. Alasannya beberapa BUMN Indonesia sedang dan telah berinvestasi di Myanmar.


"Beliau datang ingin mengunjungi beberapa BUMN," sebutnya.


Hadir menemani delegasi Menteri BUMN, Sekretaris Menteri BUMN Imam A Putro, Deputi BUMN Bidang Usaha Strategis Dwijanti Tjahjaningsih, Dirut Pupuk Indonesia Holding Company Arifin Tasrif, Dirut PT Semen Indonesia Tbk Dwi Soetjipto, Dirut PT PLN Nur Pamudji serta beberapa direksi BUMN lainnya.


(feb/hen)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Jero Wacik: Sudah Saatnya Motor dan Mobil Beralih ke BBG

Denpasar - Pemerintah kian gencar mempercepat penggunaan bahan bakar gas (BBG) dari bahan bakar minyak (BBM). Menteri ESDM Jero Wacik optimistis saat ini waktu yang tepat beralih dari BBM ke BBG.

"Sudah saat Indonesia segera beralih ke BBG terutama bagi kendaraan baik sepeda motor maupun mobil," kata Jero Wacik saat meresmikan penggunaan perdana bahan bakar liquefied Gas for Vechile (LVG) bertempat di SPBU Jalan Hayam Wuruk, Denpasar, Bali Jumat (27/9).


Menurut Jero, bahan bakar gas liquefied gas for vehicle (LVG) memiliki keunggulan, yaitu pembakaran sempurna, ramah lingkungan, memperpanjang usia mesin, memiliki octane number lebih dari 98, memperpanjang siklus penggantian pelumas, dan suara mesin lebih halus.


Ia menegaskan bawah kini waktunya Indonesia beralih dari BBM ke BBG karena pertumbuhan ekonomi Indonesia sangat baik saat ini. Ia mencontohkan, produksi mobil bakal mencapai 1,2 juta unit pada awal tahun 2013.


Penjualan sepeda motor sebanyak 7 juta pada periode yang sama. Sehingga banyaknya kendaraan akan membebani APBN karena penggunaan BBM untuk kendaraan sangat tinggi.


Ia mencontohkan Pertamina harus impor BBM US$ 150 juta per hari. Padahal stok BBM Indonesia hanya cukup untuk 21 hari dalam sebulan. Maka, pengggunaan BBG untuk kendaraan bermotor ini diyakini bisa mengurangi angka impor BBM. Mengenai cadangan gas Indonesia, Jero menilai masih sangat mencukupi.


(gds/hen)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

BlackBerry Rugi Rp 10 Triliun

Montreal - Perusahaan produsen telepon genggam atau ponsel asal Kanada BlackBerry menyatakan rugi US$ 965 juta atau sekitar Rp 10 triliun pada kuartal II-2013.

Dikutip dari AFP, Jumat (27/9/2013), perusahaan yang pernah menjadi pemimpin teknologi ponsel dunia ini, saat ini tenggelam dengan kehadiran Android dan Apple.


BlackBerry kehilangan banyak pangsa pasarnya, dan ini membuat kinerjanya jatuh hingga mengalami kerugian.


Penjualan BlackBerry pada kuartal II-2013 turun 45% menjadi US$ 1,6 miliar. Dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Ini termasuk kerugian sekitar US$ 934 juta karena tidak lakunya BlackBerry jenis Z10.


"Kami sangat kecewa dengan hasil kinerja operasional dan keuangan pada kuartal ini, dan kami mengumumkan serangkaian perubahan agar bisa lebih kompetitif dan bisa merestrukturisasi biaya," ujar CEO BlackBerry Thorsten Heins.


"Kami mengerti ada adanya sesuatu yang menimbulkan ketidakpastian. Tapi kami menyatakan bahwa kondisi keuangan perusahaan kuat dengan kas senilai US$ 2,6 miliar dan tidak ada utang," tambah Heins.


Awal pekan ini, BlackBerry memang mengumumkan rencana bahwa perusahaan akan diakuisisi oleh sebuah grup bernama Fairfax Financial Holdings Limited, yang dimiliki oleh miliuner Prem Watsa.


(dnl/hen)

readmore »»  

Dorong Konsumsi BBG, Pertamina Bangun 3 SPBG di Bali

Jakarta - PT Pertamina (Persero) membangun tiga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Liquefied Gas Vehicle (LGV) di Bali, untuk memperbanyak infrastruktur pengisian kendaraan berbahan bakar gas (BBG).

"Pertamina telah menyelesaikan pembangunan 3 SPBG untuk LGV di Bali," kata Vice President Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir dalam keterangan tertulisnya, Jumat (27/9/2013).


Tiga SPBG tersebut ditargetkan dapat memenuhi kebutuhan bahan bakar untuk 2.000 unit kendaraan yang masuk dalam program konversi BBM ke BBG.


"Kendaraan operasional dan dinas Pemprov Bali saat ini secara bertahap akan dipasangi converter kit yang jumlahnya sebanyak 2.000 unit kendaraan, diharapkan ketiga SPBU LGV ini dapat memenuhi kebutuhan semua kendaraan tersebut," ucap Ali.


Ali menambahkan, dalam 5 tahun terakhir sejak LGV diperkenalkan pada 2008, konsumsi Vigas (nama komersil dari LGV milik Pertamina) terus meningkat rata-rata 40% per tahun.


"Dari awal konsumsi Vigas hanya mencapai 189 kiloliter (KL) per tahun, saat ini menjadi 913 KL. Tahun ini pertamina menargetkan konsumsi Vigas mencapai 1.000 KL," ungkapnya.


Khusus untuk Bali, dengan jumlah kendaraan roda empat mencapai 270.000 kendaraan, konsumsi premium tahun 2013 sampai September ini sudah mencapai 585.000 KL. Hal ini menjadikan Bali sebagai salah satu wilayah yang sangat tepat untuk pengembangan LGV.


"Dengan diluncurkannya 3 unit SPB LGV di Bali, total SPBU Pertamina yang dapat melayani penjualan Vigas mencapai 14 unit, di mana 11 di antaranya tersebar di Jakarta dan Tangerang. Pertamina berkomitmen untuk terus memperbanyak SPB LGV yang akan diselaraskan dengan permintaan akan Vigas," kata Ali.


(rrd/dnl)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Wamen ESDM Imbau Orang Kaya Sadar Diri Tak Beli BBM Subsidi

Jakarta - Kuota bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tahun depan hanya ditetapkan 48 juta kilo liter (KL) atau sama dengan kuota tahun ini. Pemerintah kembali mengimbau agar orang mampu tak membeli BBM subsidi.

"Kuota 48 juta KL tahun depan, ya itu harus dicukup-cukupkan, berbagai cara akan dilakukan mulai dengan pengendalian BBM subsidi, pengawasan lebih intensif lagi," ujar Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Susilo Siswoutomo ketika ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jumat (27/9/2013).


Susilo mengimbau kepada masyarakat yang sudah mampu secara ekonomi tidak lagi membeli BBM subsidi. "Bagi masyarakat yang berpunya (kaya), ya mbok ya jangan beli BBM bersubsidi lah, jadi kesadaran diri lagi lah," ucapnya.


Selain beberapa strategi tadi, pemerintah juga akan menerapkan sistem pembelian BBM non tunai. Harapannya sistem baru ini bisa menekan angka penyelahgunaan BBM subsidi.


"Kemudian kita juga terapkan pembayaran BBM subsidi non-cash, sehingga yang tidak berhak membeli atau yang biasanya membeli pakai untuk macam-macam, sedikit demi sedikit lama-lama terkendali," katanya.


Ia juga meminta kepada media massa agar ikut menjelaskan kepada masyarakat agar paham dengan sistem pembayaran BBM subsidi wajib non tunai.


"Saya minta tolong juga teman-teman (media massa) untuk beri penjelasan bahwa itu (non tunai) nggak sulit, jangan-jangan belum-belum nanti ini, nanti itu, nanti begini, pemerintah nggak akan menyusahkan masyarakat," katanya.


(rrd/hen)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Garuda Hanya Naikkan Tiket Rute Luar Negeri, Domestik Belum

Cengkareng - Di tengah melemahnya nilai tukar terhadap dolar AS yang menyebabkan harga bahan bakar mahal, PT Garuda Indonesia Tbk telah menaikkan tarif tiketnya 5%. Namun ini baru tiket rute luar negeri saja.

"Per satu Agustus kita naikkan tarif luar negeri sekitar 5 persen. Itu luar negeri saja," ungkap Direktur Komersil Garuda Indonesia Erik Meijer ketika ditemui di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Jumat (27/9/2013).


Sementara untuk rute domestik, belum ada kenaikan tarif tiket sampai saat ini. Garuda tengah melakukan penghitungan berapa angka kenaikan tarif untuk rute domestik. Sebab harus disesuaikan juga dengan daya beli masyarakat.


"Kita masih review, saat ini belum naik. Harusnya dalam waktu dekat (naik)," ujar Erik.


Sebelumnya, Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar mengatakan, fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sangat berpengaruh terhadap harga bahan bakar yaitu avtur, dan biaya leasing pesawat yang ditanggung Garuda Indonesia.


"Banyak pengaruhnya. Sewa pesawat, fuel (bahan bakar)," jelasnya.


Emir menjelaskan, Garuda Indonesia berharap kurs rupiah terhadap dolar AS bisa berada pada posisi yang stabil. "Kita lagi mereview selama kurs stabil. Itu lebih gampang. Kurs naik turun. Stay di Rp 11.000-Rp 11.500 jadi kita bisa adjust," jelas Emir.


(mkl/dnl)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Wamenhub: RI 1 dan RI 2 Acungkan Jempol untuk Bandara Ngurah Rai

Jakarta - Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub) Bambang Susantono mengungkapkan apresiasi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Wakil Presiden Boediono terhadap kinerja Angkasa Pura I (AP I) merenovasi Bandara Ngurah Rai, Bali. Bahkan untuk saat ini, Bandara Ngurah Rai dinobatkan sebagai bandara yang terbaik di Indonesia.

"Airport terbaik, itu sekarang yang ada di Bali. Bahkan kemarin RI 1 dan RI 2 itu mengancungkan jempol untuk AP I atas keberhasilan mengembangkan Bandara Ngurah Rai," ungkap Bambang dalam sambutannya saat acara kedatangan pesawat Garuda Indonesia A300-330 di Bandara Soekarno-Hatta, Tanggerang, Banten, Jumat (27/9/2013)


Bandara Ngurah Rai telah menjadi fokus pemerintah untuk direnovasi landasan hingga ketersediaan terminal. Mengingat dalam waktu dekat akan diselenggarakan agenda APEC di Bali.


"Sekarang bandara ini sudah dapat dipergunakan oleh umum," sebutnya.


Bambang mengungkapkan apresiasinya terkait dengan kedatangan pesawat baru Garuda Indonesia. Banyaknya pesawat baru yang didatangkan menunjukan industri penerbangan dalam negeri semakin berkembang dan mampu berkompetisi di global.


"Industri penerbangan merupakan pangsa pasar yang cukup potensial. Dengan adanya armada baru, Garuda Indonesia dapat menjembatani kebutuhan mobilitas masyarakat dan dapat berkompetisi secara global," ujar Bambang.


(mkl/hen)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»