Butuh Uang, Bakrieland akan Jual Tanah 600 Hektar di Sentul Rp 4-5 Juta/Meter

Jakarta - Perusahaan properti milik Grup Bakrie, PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) membutuhkan dana untuk melunasi utang obligasinya senilai US$ 155 juta (Rp 1,5 triliun) kepada Bank of New York Mellon selaku pemegang obligasi (bondholders) perseroan.

Perseroan menawarkan tanah di Sentul, Bogor dengan harga Rp 4 juta hingga Rp 5 juta per meter persegi.


"Kita ada tanah di Sentul, Bogor luasnya 600 hektar. Harga per meternya sekarang sekitar Rp 4 juta sampai Rp 5 juta dengan segala infrastruktur yang ada di sana," kata Direktur Utama Bakrieland Ambono Janurianto di Kawasan Rasuna Epicentrum, Kuningan, Jakarta, Jumat (25/10/2013).


Ia menjelaskan, penjualan tanah tersebut nantinya digunakan untuk melunasi utang-utangnya kepada Bank of New York yang akan jatuh tempo pada 2015 mendatang. Dengan kesepakatan perpanjangan pembayaran utang atas kedua pihak, maka jatuh tempo menjadi di 2016.


Ambono menyebutkan, posisi per September 2013, perseroan masih mencatatkan angka penjualan hingga Rp 980 miliar. Hingga akhir tahun diharapkan bisa menembus angka Rp 1,3 triliun.


Ambono juga menyebutkan, saat ini perseroan menanggung utang sedikitnya Rp 3 triliun yang salah satunya kepada Bank of New York senilai US$ 155 juta atau sekitar Rp 1,5 triliun.


"Target sales sampai akhir tahun Rp 1,3 triliun. Porsi terbesar berasal dari pendapatan Epicentrum sebesar 80%. Utang kita totalnya Rp 3 triliun termasuk obligasi ini," tandasnya.


(drk/hen)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Siap-siap, Mulai 1 Januari 2014 Tarif KA Ekonomi Jarak Jauh Bakal Naik

Purwokerto - Mulai 1 Januari 2014 tarif Kereta Api ekonomi jarak jauh bakal naik. Penyebabnya karena belum ada ketetapan kontrak PSO (Public Service Obligation) tahun 2014 untuk angkutan penumpang kereta api oleh pemerintah.

Sehingga pada awal 2014 nanti PT KAI akan memberlakukan kembali tarif kereta api ekonomi sesuai perhitungan tarif keekonomian tanpa PSO atau subsidi dari pemerintah.


"Artinya keseluruhan jumlah tarif harus ditanggung sendiri oleh penumpang, tanpa ada pengurangan PSO atau subsidi tarif dari pemerintah," kata Manager Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto, Surono, Jumat (25/10/2013).


Menurut dia, Ketentuan tarif keekonomian untuk KA ekonomi ini akan diberlakukan sampai adanya penetapan kontrak PSO untuk angkutan penumpang kereta api tahun 2014.


Penghitungan besaran tarif keekonomian ini berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia nomor PM. 28 tahun 2012, perihal pedoman perhitungan dan penetapan tarif angkutan orang dengan kereta api.


"Kami terpaksa memberlakukan tarif keekonomian ini karena kontrak PSO tahun 2013 berakhir di bulan Desember, sementara kontrak PSO untuk tahun 2014 belum ada ketetapan dari pemerintah," ungkapnya.


Di wilayah Daop 5 Purwokerto saat ini terdapat 10 kereta api ekonomi yang melintas dan mendapat fasilitas PSO atau subsidi dari pemerintah. Dari 10 kereta api ekonomi tersebut, 5 diantaranya adalah pemberangkatan asal dari Daop 5 Purwokerto. Next


(arb/hen)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Bakrieland akan Bangun Kota Mandiri di Sidoarjo

Jakarta - PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) akan mengembangkan lahan tahap awal seluas 30-40 hektar di wilayah Sidoarjo, Jawa Timur untuk dijadikan Kota Mandiri dengan total lahan 500 hektar.

Direktur Utama ELTY Ambono Janurianto mengatakan dari total lahan yang ada, perseroan akan mengembangkannya menjadi Kota Mandiri yang rencananya akan dilakukan tahun depan.


"Tanah di Sidoarjo ada 500 hektar, gede nggak tanggung-tanggung, duitnya banyak tuh. 500 hektar bisa buat 10 tahun. Untuk tahap awal, kita kembangkan 30-40 hektar dulu, kita siapkan Rp 250 miliar kalau nilai proyeknya Rp 500 miliar," kata Ambono saat ditemui di Kawasan Rasuna Epicentrum, Kuningan, Jakarta, Jumat (25/10/2013).


Ia merinci, dari total keseluruhan lahan yang ada pengembangannya akan terbagi 2 bagian. Yang pertama, seluas 280 hektar akan dikembangkan menjadi area wisata air. "Ini nanti kawasannya dekat pantai, ini nanti masih lama," katanya.


Sementara yang seluas 220 hektar akan digarap menjadi housing theme park dan kawasan komersial termasuk di dalamnya lahan 30-40 hektar yang akan dibangun di tahun depan.


"Nah yang 220 hektar sudah mulai garap housing theme park dan komersial tapi tahap awal 30-40 hektar dulu. Housing segmen menengah atas," ujar dia.


Ambono mengaku pihaknya akan mengandeng investor lokal untuk sama-sama menggarap rencana bisnisnya ini. "Nanti kita akan cari investor lokal. Itu akan jadi kawasan komersial, area perumahan semacam township," kata dia.


Dia menambahkan, perseroan telah menyiapkan dana pengembangan proyek tersebut dari internal kas perseroan. "Ini ya dari dalam dananya," kata Ambono.


(drk/hen)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

AP I Gandeng Salah Satu Bandara Terbaik di Dunia Soal Tender

Surabaya - PT Angkasa Pura I (AP I) menggandeng pengelola salah satu bandara terbaik di dunia yaitu Bandara Incheon Korea Selatan. Kerjasama kedua pihak terkait konsep baru dalam hal tender area komersial di Bandara Internasional Juanda.

Perseroan menandatangani perjanjian kerjasama komersial dengan sepuluh perusahaan yang akan beroperasi di area komersial Terminal 2 (T2) Bandara Internasional Juanda, Surabaya.


Kesepuluh perusahaan tersebut adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang food and beverages, retail, dan duty free.


Penandatanganan yang dilakukan President Director Angkasa Pura I Tommy Soetomo serta perwakilan kesepuluh perusahaan tersebut dilakukan di Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Jumat (25/10/2013).


"Untuk meningkatkan kualitas layanan bagi pengguna jasa bandara serta mengembangkan fasilitas komersial di T2 Bandara Internasional Juanda dalam upaya peningkatan pendapatan non-aeronautika, Angkasa Pura I melakukan kolaborasi strategis dengan Bandara Incheon Korea. Kerja sama ini menghasilkan sebuah konsep baru dalam hal tender area komersial di Bandara Internasional Juanda," ujar Corporate Secretary Angkasa Pura I Farid Indra Nugraha dalam keterangannya Jumat (25/10/2013)


Proses tender tambah Farid dilakukan sesuai dengan best practice tender internasional. "Dengan proses tender yang terbuka dan transparan, maka munculah kesepuluh pemenang tender yang pada hari ini kita kumpulkan," jelas Farid.


Kesepuluh pemenang tender tersebut adalah PT Citra Interbuana Multirasa, PT Harrieko Tirta Cemerlang, CV Boga Jaya, dan PT Taurus Gemilang. Selain itu PT Emax International Fortune, PT Keris Gallery, CV Indo, CV Putra Jaya, Flemingo International Ltd, dan PT Dewata Agung Wibawa.


Luas area komersial yang akan ditempati kesepuluh tenant tersebut adalah 3.309 m2. Selanjutnya, akan dilakukan proses serah-terima (handover) dan fitting-out pada 10 November 2013 mendatang.


"Trafik di Bandara Internasional Juanda mencapai hampir 16,2 juta penumpang pada tahun 2012. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, terjadi peningkatan 12,76 persen pada pergerakan penumpang domestik dan 23,27 persen untuk penumpang internasional. Dalam lima tahun ke depan, jumlah penumpang di bandara ini akan menembus hampir dua kali lipatnya, atau sekitar 30,2 juta penumpang," pungkas Farid.


(bdh/hen)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Bakrieland Tawarkan Tanah di Sentul untuk Bayar Utang ke Bank of New York

Jakarta - PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) berniat melunasi utang obligasinya senilai US$ 155 juta (Rp 1,5 triliun) kepada Bank of New York Mellon cabang London, Inggris.

Perseroan menawarkan tanah di kawasan Sentul Nirwana, Bogor, seluas 600 hektar. Namun, pihak pemegang obligasi atau bondholders belum setuju atas opsi ini.


"Kita tawarkan tanah di Sentul, Bogor seluas 600 hektar untuk bayar utang, nilainya uangnya senilai sama dengan utang tapi mereka belum setuju," kata Direktur Utama ELTY Ambono Janurianto saat konferensi persnya di Kawasan Rasuna Epicentrum, Kuningan, Jakarta, Jumat (25/10/2013).


Ia menjelaskan, lahan ini nantinya akan dikembangkan secara bersama-sama dan akan dibentuk anak usaha.


"Rencananya akan dibuat anak usaha. Kita memang kehilangan aset tapi kita juga kehilangan utang," katanya.


Saat ini, Ambono menyebutkan, pihak Bakrieland masih punya sekitar 2.400 lahan kosong (land bank) yang tersebar di beberapa wilayah seperti Bogor, Sentul, Surabaya, Lampung, dan Gatot Subroto Jakarta.


"Ada di Sidoarjo 500 hektar, itu gede loh. Belum yang lain-lain, totalnya 2400 hektar lagi," kata Ambono.


(drk/hen)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

BTN Akui Diebold Salah Satu Perusahaan Pemenang Tender Pengadaan ATM

Jakarta - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk telah menjelaskan kepada Bank Indonesia (BI) terkait kasus suap kepada sejumlah Bank BUMN di Indonesia yang dilakukan oleh Diebold Inc, perusahaan penyedia mesin anjungan tunai mandiri (ATM) asal AS. Perseroan mengakui salah satu pengguna ATM Diebold.

"Kami telah menjelaskan kepada Bank Indonesia bahwa proses terkait pengadaan sudah sesuai dengan aturan yang ada," kata Corporate Secretary Bank BTN Viator Simbolon dalam keterangan tertulisnya, Jumat (25/10/2013)


Ia menegaskan pengadaan mesin ATM yang dimenangkan oleh Diebold telah melalui proses tender dengan mengikutsertakan perusahaan lain secara terbuka. Selama periode 2005 sampai dengan 2010 pemenang tender pengadaan ATM bervariasi.


"Jadi bukan hanya Diebold yang memenangkan tender selama periode tersebut," katanya.


Bank BTN terus mewaspadai hal-hal yang tidak sesuai dengan aturan GCG dalam setiap proses pengadaan yang dilakukan oleh internal perusahaan. Manajemen akan mengambil tindakan tegas kepada siapa saja yang tidak taat azas dan melanggar etika bisnis sehingga tidak GCG dengan memberikan sanksi tegas.


"Kami serius dengan ini karena Bank BTN sudah memberikan komitmen untuk menjalankan GCG dalam perusahaan," kata Viator.


Viator menjelaskan Bank BTN memang sudah masuk pada proses transformasi sistem dan teknologi perbankan. Ini dimaksudkan agar Bank BTN dapat memberikan pelayanan lebih baik kepada nasabah dengan pelayanan perbankan berbasis IT. Next


(hen/rrd)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Djokir Khawatir Rencana Tol Atas Laut Jakarta-Surabaya Jadi Pesaing Trans Jawa

Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto (Djokir) menyambut baik ide 19 BUMN untuk membangun jalan tol atas Laut Jawa antara Jakarta-Surabaya. Djokir mengingatkan para BUMN untuk melakukan kajian mendalam.

Selain itu, ia juga khawatir soal keberadaan tol atas laut tersebut justru menjadi pesaing Tol Trans Jawa


"Itu ide yang luar biasa. Tapi harus dilengkapi dengan studi kelayakan dulu," katanya usai melakukan peresmian Underpass Cibubur, Jakarta Timur, Jumat (25/10/2013).


Ia menambahkan, secara teknis jalan tersebut bisa saja dibangun, namun ia mengkhawatirkan akan menjadi pesaing dari jalan tol Trans Jawa yang saat ini sedang dibangun dari Jakarta sampai Surabaya namun alot dengan masalah pembebasan lahan.


"Oleh karena itu, ada kompetisi tidak dengan itu (Trans Jawa), makanya dilihat dari FS (feasibility study)," tambahnya.


Ia mengatakan, secara peraturan, sebuah badan usaha yang menginisiasi atau memprakarsai pembangunan sebuah ruas tol, harus melakukan studi dan analisis mengenai dampak lingkungan yang mendalam.


"Kalau sudah dilakukan, tidak ada alasan bagi kami untuk tidak menyetujui," katanya.


Seandainya dua proyek tadi jadi dibangun, maka jaringan tol Trans Jawa dengan tol atas laut Pantura posisinya akan sejajar. Perbedaanya, tol trans Jawa ada di darat sementara tol gagasan 19 BUMN tersebut membentang di pesisir pantai Laut Jawa.


(zul/hen)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»