Mulai Beroperasi, Airport Tax Bandara Mal Pertama di RI Masih Rp 40 Ribu

Balikpapan -PT Angkasa Pura I (AP I) dan seluruh maskapai penerbangan yang beroperasi di bandara Sepinggan tadi malam melakukan boyongan. Secara bersama-sama mereka semua pindahan dari terminal bandara yang lama ke bandara baru atau New Sepinggan yang berjarak sekitar 50 meter.

Pindahan itu dilakukan sebab terminal baru Sepinggan sudah mulai beroperasi penuh tercatat mulai hari ini.


Walaupun sudah terminal baru, tarif pajak bandara (airport tax) yang diterapkan masih sama seperti bandara lama, Rp 40 ribu. Tetapi, General Manager Bandara Sepinggan Balikpapan Wendo Asrul Rose menegaskan, tarif itu hanya berlaku sementara dan dipastikan akan diubah.


"Belum ada kita berlakukan tarif baru begitu running hari ini. Nanti biasanya setelah running beberapa lama, baru kita berlakukan tarif baru," kata dia kepada detikFInance di bandara Sepinggan, Balikpapan, Sabtu (22/3/2014).


Namun Wendo belum menyebutkan bandara berapa tarif baru yang nanti akan diberlakukan kepada para penumpang. "Begitu nanti sudah berjalan beberapa lama baru kita sesuaikan," kata Wendo.


Terminal baru Sepinggan mulai resmi beroperasi sejak kemarin ketika melayani joy flight yang dilakukan maskapai Garuda Indonesia. Sebanyak 80 orang anak yatim beserta para pejabat setempat serta direktur perusahaan AP I dan Garuda dilayani sesuai prosedur mulai dari check-in, hingga boarding. Bahkan di dalam pesawat pun pelayanan diberikan sesuai standar yang berlaku.


Sementara untuk penerbangan komersil, maskapai pertama yang terbang melalui terminal baru itu yakni Lion Air rute Balikpapan-Jakarta, pukul 06.00 WITA. Pesawat komersil pertama yang mendarat yakni milik maskapai Garuda rute Jakarta-Balikpapan.


Penumpang yang pertama tiba tersebut rencananya akan disambut dan diberi kalungan bunga oleh Gubernur Kalimantan Timur yang dijadwalkan pada pukul 9 pagi waktu setempat.


Bandara Internasional Sepinggan Balikpapan dipastikan menjadi bandara terbesar di kawasan timur Indonesia. Beroperasinya terminal baru Bandara Internasional Sepinggan Balikpapan ini merupakan komitmen dari Angkasa Pura I untuk meningkatkan layanan kepada pengguna jasa bandara.


Selama ini, Bandara Internasional Sepinggan telah mengalami over capacity. Dengan kapasitas hanya 1,7 juta penumpang per tahun, bandara kebanggaan masyarakat Kalimantan Timur ini telah melayani 6,4 juta penumpang di tahun 2013, tumbuh 16% dibanding tahun 2012 yang berjumlah 5,6 juta penumpang.


(ros/dnl)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Wamenkeu: Sekolahkan Anak ke Luar Negeri Bagian Dari Investasi

Jakarta -Investasi tidak hanya dinilai dari uang, emas, ataupun saham. Bagi Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Bambang Brodjonegoro, pendidikan adalah salah satu dari apa yang dinamakan investasi.

Bambang meminta seluruh orang tua di Indonesia agar tidak ragu menyekolahkan anaknya hingga jenjang tertinggi. Bahkan bila perlu, si anak bisa disekolahkan ke luar negeri.


"Menyekolahkan anak di luar negeri itu bukan masalah biaya tetapi itu adalah bagian dari investasi. Pendidikan adalah investasi apalagi sekolah di luar negeri. Investasi harus berani agar mendapatkan retain yang jauh bermanfaat lagi nantinya," ungkap Bambang saat acara Peluang Studi ke Universitas Amerika Serikat yang bermutu di Aula Mezzanine-Kementerian Keuangan, Jalan Wahidin Raya No 1, Lapangan Banteng, Jakarta, Sabtu (22/3/2014).


Tidak hanya keluarga yang diuntungkan, negara pun juga diuntungkan karena mendapatkan sumber daya manusia yang berkualitas.


"Kita perlu manusia yang berpendidikan dan berwawasan luas. Suatu hari kita bisa melihat, negara kita dikelola orang yang pintar, benar dan punya hati serta punya rasa nasionalisme tinggi. Sehingga bisa mengelola dengan baik negara ini," imbuhnya.


Untuk mendukung peningkatan sumber daya manusia, pemerintah tidak diam. Bambang menuturkan dari 20% dana APBN yang dialokasikan untuk pendidikan, ada dana alokasi khusus beasiswa.


Beasiswa ini yang bisa membuka manusia terbaik Indonesia untuk bersekolah lebih tinggi hingga ke luar negeri termasuk ke Amerika Serikat.


"Dana pendidikan di APBN kita itu adalah 20%, ada dana yang didedikasi untuk dana abadi yaitu beasiswa. Beasiswa ini untuk orang Indonesia yang berhak selama anda diterima ke 200 universitas terbaik di dunia," imbuhnya.


Mengapa dipilih Amerika Serikat? Bambang menjelaskan mayoritas universitas terbaik di dunia ada di negara Paman Sam itu.


" Mayoritas universitas terbaik di dunia ada di AS. Kita mau terserap semua (anggaran beasiswa itu). Tetapi banyak yang ragu-ragu datang ke AS," cetusnya.


(wij/dnl)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Garuda Buka Lounge di Bandara dengan Mal Pertama di RI

Balikpapan -Garuda Indonesia membangun lounge baru di Bandara The New Sepinggan International Airport, Balikpapan, Kalimantan Timur. Langkah ini sebagai komitmen Garuda sebagai maskapai penerbangan full service.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Pemasaran & Penjualan Garuda Indonesia Erik Meijer di bandara Sepinggan, Balikpapan, Jumat (21/3/2014).


"Lagi finalisasi lounge kita di sini. Tujuannya Penumpang juga naik turunnya lebih nyaman, jalannya proses check in semuanya lebih nyaman," kata Erik.


Menurut Erik, kehadiran bandara New Sepinggan yang dilengkapi mal pertama di Indonesia ini menjadi basis penerbangan Garuda di Kalimantan Timur. Khususnya untuk pesawat explore jet yang terbang ke Tarakan, atau ke Berau, dan lainnya.


Pihaknya juga masih menjajaki rute-rute baru di Kalimantan. Saat ini masih tahap kerjasama dengan kementerian perhubungan untuk dapatkan slot dan izin rute baru.


"Tapi ada beberapa yang baru, pesawat baru, dan destinasi baru, terutama beberapa rute baru menghubungkan antara kota di Kalimantan," katanya.


Pihaknya juga akan menambah armada dari sisi jumlah maupun kapasitasnya. Bahkan Garuda juga berencana membuka penerbangan berbadan lebar dari dan menuju Bandara The New Sepinggan.


Terkait rute internasional dari dan ke Bandara New Sepinggan, Erik mengatakan, Garuda sudah melayani penerbangan Balikpapan-Singapura. Ia berharap bandara baru ini membuat Balikpapan menjadi bandara hub di Kalimantan karena memiliki pasar yang cukup baik.


"Landasannya pun saat ini masih oke. Balikpapan tidak termasuk yang overload. Delay dari sini jarang," katanya.


(hen/dnl)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Sandiaga Uno Sebut Birokrasi Hambat Bisnis Energi Terbarukan

Jakarta -Potensi energi baru terbarukan di Indonesia sangat beragam, mulai dari panas bumi yang potensinya terbesar di dunia, air, angin, matahari, hingga gelombang laut.

Bagi CEO Saratoga Sandiaga Uno mengatakan investasi di energi baru terbarukan di Indonesia sangat menguntungkan, apalagi proses birokrasi bisa dipermudah seperti pengurusan izin yang bisa cepat, namun kenyataannya sebaliknya.


"Jangan salah investasi di energi baru terbarukan itu untungnya banyak, sangat menguntungkan," ujar Sandiaga Uno ditemui di Sudirman Tower Condominium, Jakarta, Jumat (21/3/2014).


Namun tentunya hal tersebut harus mendapat dukungan dari pemerintah, salah satunya birokrasi menjadi hambatan besar bagi pengembangan energi baru terbarukan di Indonesia.


"Tapi tantangannya banyak, mulai sulitnya perizinan, kita mengharapkan ini lebih dipermudah, sehingga untuk feasibility study hanya 1 tahun selesai, tarif yang baik. Salah satu contoh PLTP (panas bumi) Sarulla telah hingga 20 tahun lebih karena perizinan," ucapnya.


Melihat investasi di energi baru terbarukan yang cukup besar, PT Medco Power akan didorongnya untuk segera IPO (Initial Public Offering) tahun depan.


"Medco Power terus kita siapkan untuk segera IPO, kapasitasnya total pembangkitnya ingin kami tingkatkan dari 200 MW menjadi 600 MW. Investasinya disiapkan sebesar US$ 100 juta-US$ 150 juta dalam dua tahun ke depan. Modco Power akan bangun lagi pembangkit mini hidro di Pelabuhan Ratu-Sukabumi, pembangkit di Batam, kita juga sudah ada pembangkit PLTG di Tanaran," tutupnya.


(rrd/hen)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Ini yang Membuat Biaya Pembuatan Sertifikat Tanah Jadi Mahal

Jakarta -Komponen biaya pembuatan sertifikat tanah yang paling dominan adalah Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). BPHTB dipungut oleh pemerintah daerah masing-masing, sedangkan biaya pendaftaran dan pengukuran dipungut oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Kepala Bidang Humas BPN Gunawan Muhammad menjelaskan bahwa biaya untuk pembuatan sertifikat tanah tidak besar. Justru yang mahal itu adalah BPHTB yang dibayarkan sekali saat akan membuat sertifikat baru.


"Orang salah kaprah bahwa dalam pembuatan sertifikat itu yang mahal bukan sertifikatnya tapi BPHTB yang mahal. BPHTB itu dibayarkan sekali mau buat sertifikat, atau saat akan ganti kepemilikan itu juga harus ada BPHTB," katanya kepada detikFinance saat ditemui di kantor BPN Jakarta (21/3/2014).


Gunawan menambahkan bahwa biaya BPHTB akan dikenakan biaya untuk harga tanah di atas Rp 60 juta, sedangkan di bawah Rp 60 juta maka akan dibebaskan dari BPHTB.


"BPHTB itu 5% dari harga tanah yang sudah dikurangi Rp 60 juta. Jadi kalau harga tanahnya kurang dari Rp 60 juta itu BPHTB nya nggak bayar," tambahnya.


Gunawan menjelaskan bahwa penentuan dari BPHTB ditentukan dari tiga hal yaitu, Nilai Jual Objek Pajak (NJOP), Akta Jual Beli tanah dan Zona Nilai Tanah (ZNT) yang dikeluarkan dari BPN.


"Untuk penentuan BPHTB bisa pakai NJOP masalahnya adalah NJOP itu terkadang tidak sama dengan harga pasar, jadi bisa juga pakai akte jual beli tanah, atau kita pakai aturan yang terbaru yaitu dengan ZNT, ini bisa jadi acuan selama ini lebih akurat daripada NJOP," imbuhnya.


Saat ini biaya pendaftaran untuk pembuatan sertifikat tanah perorangan adalah Rp 50 ribu, sedangkan untuk biaya secara keseluruhan seperti pengukuran itu sangat tergantung dari luas serta lokasi tanah itu berada.


"Bea pendaftaran Badan hukum Rp 100 ribu, perorangan Rp 50 ribu. Namun untuk biaya keseluruhan itu tergantung luas dan satuan di daerah masing-masing. Sesuai dengan peraturan Pemerintah No 13 tahun 2010," pungkasnya.


(hen/hen)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Mandiri Siapkan Kredit Rp 50 Triliun untuk Infrastruktur MP3EI

Jakarta -PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menyediakan fasilitas kredit hingga Rp 50 triliun untuk proyek infrastruktur di dalam program MP3EI. Proyek pembangunan infrastruktur yang siap dibiayai antara lain pelabuhan, jalan tol, kereta api hingga bandara.

"Komitmen kami di MP3EI kita anggarkan Rp 50 triliun. Kita biayai proyek pelabuhan, jalan tol, pelabuhan udara," kata Direktur Institutional Banking Bank Mandiri Abdul Rachman usai Memorandum of Uderstanding dengan Semen Indonesia, di East Tower, Jakarta, Jumat (21/3/2014).


Dari komitmen pembiayaan senilai Rp 50 triliun itu, sampai saat ini Mandiri telah mengucuri kredit infrastruktur di dalam program MP3EI senilai Rp 15 triliun.


"Kan di MP3EI ada untuk kontruksi. Itu untuk bangunan, jembatan, jalan dan sebagainya. Kita sudah berikan Rp 15 triliun," sebutnya.


Diakui Abdul, fasilitas pembiayaan untuk proyek infrastruktur masih sangat diperlukan. Karena para debitur seperti BUMN operator pelabuhan, bandara hingga jalan tol terus melakukan ekspansi dan pembangunan.


"Itu masih jalan, ada 4 pelabuhan di Indonesia yakni Pelindo I-IV, itu pelabuhan masih dikembangkan. Sekarang masih dikembangkan airport Banjarmasin, Yogya, Semarang. Yang itu butuh semen dan kontruksi," jelasnya.


(feb/zul)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Sandiaga Uno Minat Bangun Kilang Minyak Yang Ditawarkan Pemerintah

Jakarta -Salah satu anak usaha PT Saratoga Investama Sedaya Tbk, yaitu PT Tri Wahana Universal berminat membangun kilang minyak di dalam negeri yang ditawarkan pemerintah.

CEO Saratoga yaitu Sandiaga Uno mengungkapkan, saat ini pihaknya sedang mempelajari penawaran pemerintah tarkait investasi kilang minyak 1 x 300.000 barel per hari.


"Saat ini kita pelajari, kalau cocok kita akan masukkan proposal ke pemerintah," ujarnya ditemui di Sudirman Tower Condominium, Jakarta, Jumat (21/3/2014).


Sandiaga mengatakan, nantinya bila pemerintah menunjuk Saratoga untuk menggarap proyek kilang tersebut, maka yang mengerjakan adalah PT Tri Wahana Universal.


"Tri Wahana yang garap, kita punya kilang minyak di Bojonegoro dengan produksi mencapai 18.000 barel per hari," katanya.


"Namun, perlu kekuatan dana yang cukup besar untuk menggarap kilang minyak yang ditawarkan pemerintah, karena investasinya triliunan rupiah, tentu kita akan gandeng mitra lain, tapi saat ini kita pelajari dulu," ungkapnya.


Seperti diketahui, pemerintah menawarkan kepada investor untuk membangun kilang minyak di Indonesia dengan kapasitas 1 x 300.000 barel per hari.


Skema kilang ini menggunakan kerjasama pemerintah dan swasta, pemerintah sendiri telah menyiapkan sebidang tanah di Bontang, Kalimantan Timur untuk dijadikan kilang minyak serta feasibility study (studi kelayakan) kilang tersebut.


(rrd/dnl)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»