Selain Diskon, Ini Jurus Great Singapore Sale Tarik Penggila Belanja

Jakarta -Sebagai ajang pesta belanja tahunan skala global, Great Singapore Sale (GSS) menawarkan berbagai promosi, hadiah harian, dan kejutan-kejutan.

Ajang ini juga dimanfaatkan oleh perusahaan kartu kredit seperti MasterCard. MasterCard menjadi kartu pembayaran resmi Great Singapore Sale yang digelar 30 Mei hingga 27 Juli 2014 .


General Manager MasterCard Singapura Julienne Loh mengungkapkan para pemegang kartu MasterCard berkesempatan untuk menikmati GSS dalam cara yang lebih menarik. Selain potongan harga khusus, para konsumen juga bisa mendapatkan kejutan priceless yang menarik saat mereka berbelanja menggunakan kartu MasterCard melalui mesin MasterCard Priceless Surprises.


Ia menuturkan konsumen dapat berbelanja kebutuhan fashion, jam, perhiasan, furnitur, elektronika, mainan anak-anak dan masih banyak lainnya. Lalu juga ada penawaran kuliner, perawatan tubuh dan pijat tradisional.


"Belum lagi kesempatan mengeksplorasi berbagai pilihan wisata unik di Singapura, seperti jalan-jalan di Chinatown, kunjungan ke tempat pembuatan Tiger beer, petualangan Moonlight dengan penawaran harga khusus," kata Julienne dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (7/6/2014)


Berikut beberapa daya tarik GSS:


Hadiah Harian GSS 2014Next


(hen/hen)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Dalam 5 Bulan Potensi Kerugian Negara Rp 33 Miliar dari Penyelundupan

Jakarta -Ditjen Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat adanya potensi kerugian negara yang bisa diselamatkan hingga Rp 33,1 miliar dari upaya penyelundupan barang. Nilai itu berdasarkan penindakan para petugas Bea Cukai selama periode 1 Januari hingga 31 Mei 2014.

Berbagai produk yang masuk daftar barang yang diselundupkan seperti tekstil, sembako, handphone, alat elektronika, kendaraan bermotor, perhiasan hingga bahan bakar minyak (BBM) dan lain-lain.


Berdasarkan data penindakan Bea Cukai, dari 1 Januari sampai 31 Mei 2014 totalnya yang sudah ditindak ada sekitar Rp 33.120.574.288. Dari total potensi kerugian negara tersebut, penyelundupan narkotika dan psikotropika menempati urutan pertama secara nilai.


Data Bea Cukai menunjukkan, penindakan dilakukan terhadap 28 jenis produk barang. Khusus untuk upaya penyelundupan narkotika dan psikotropika telah menimbulkan potensi kerugian hingga sekitar Rp 12.420.586.000.


Fenomena ini bisa terjadi lantaran kian berkembangnya modus distribusi narkoba yang diselundupkan dari negara asalnya menuju Indonesia.


"Sekarang makin macam-macam caranya. Salah satunya kan misalnya lewat tenaga kerja indonesia (TKI). Modusnya, datang ke kampung-kampung tawari pekerjaan di luar negeri. Setelah bekerja di sana (luar negeri) surat-suratnya (dokumen milik TKI) ditahan, dan lainnya, kemudian disuruh pulang sambil bawa narkoba ke Indonesia," kata Dirjen Bea Cukai Agung Kuswandono kemarin.


(hen/hen)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Jakarta Great Sale Baru Dimulai, Great Singapore Sale Sudah 'Curi Start'

Jakarta -Acara tahunan Great Singapore Sale (GSS) sudah dimulai sejak tanggal 30 Mei hingga 27 Juli 2014 atau berlangsung 59 hari (2 bulan). Sedangkan Festival Jakarta Great Sale (FJGS) 2014 dimulai 7 Juni-19 Juli 2014 atau berlangsung 1,5 bulan.

Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI) Handaka Santosa mengatakan penyelenggaraan FJGS tahun ini lebih cepat dari tahun-tahun sebelumnya, biasanya FJGS digelar pertengahan Juni, namun kali ini dimajukan di awal Juni 2014. Meskipun dari sisi memulai dan lamanya waktu penyelenggaraan GSS sedikit lebih unggul.


"Sebetulnya kali ini kita mulai maju sedikit, yaitu 7 Juni," katanya kepada detikFinance, Sebtu (7/6/2014)


Handaka mengatakan Jakarta Great Sale dirancang untuk bersaing menghadapi Great Singapore Sale yang berlangsung dalam periode yang sama. Tujuan utama untuk mengurangi minat masyarakat Indonesia berbelanja ke luar negeri dan bertepatan dengan Perayaan HUT DKI Jakarta.


"Kalau berbelanja ke luar negeri, tentunya akan ada pengeluaran hotel dan juga restoran, mengurangi pengeluaran devisa kita," katanya.


(hen/hen)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Laporan Tenaga Kerja Bikin Wall Street Cetak Rekor Lagi

Jakarta -Indeks Dow Jones dan S&P 500 mengulang cetak rekor saat penutupan perdagangan Jumat. Sehari sebelumnya (Kamis), Dow Jones dan S&P 500 juga mencetak rekor setelah bank sentral Eropa (European Central Bank/ECB) memangkas suku bunga acuan terendah.

Indeks Dow Jones dan S&P 500 naik terkait laporan data penyerapan tenaga kerja di AS pada bulan Mei 2014 yang menunjukkan perbaikan kondisi ekonomi AS.


Hal ini ditandai dengan naiknya saham-saham bidang industri yang lompat 1%, lalu disusul saham-saham energi yang naik 0,8%. Namun hanya indeks S&P 500 yang mengalami penurunan yaitu sektor kesehatan.


Laporan tenaga kerja AS tercatat ada serapan 217.000 tenaga kerja pada bulan Mei 2014, angka ini memang sedikit lebih rendah dari yang diharapkan. Lalu tingkat pengangguran tercatat stabil sebesar 6,3%. Serapan lapangan kerja yang menembus 200.000 orang pertama kalinya selama empat bulan berturut-turut sejak bulan Januari 2000, laporan ini memang tak menunjukkan pertumbuhan yang signifikan.


"Namun yang paling utama adalah negara dengan ekonomi terbesar (AS) sedang menuju arah yang benar," kata Direktur Trading MB Capital Marcus Bullus dikutip dari Reuters, Sabtu (7/6/2014).


Pada penutupan perdagangan Jumat akhir pekan waktu setempat, Indeks Dow Jones naik 88, 17 poin (0,52%) ke level 16.924,28, Indeks S&P 500 bertambah 8,98 poin (0,46%) ke level 1.949,44 dan Indeks Komposit Nasdaq bertambah 25,17 poin (0,59%) ke level 4.321,40.


Indeks S&P 500 mencatat rekor keenam selama penutupan dalam 7 sesi. Khusus minggu ini, indeks Dow Jones naik 1,2%, indeks S&P 500 naik 1,3% dan Nasdaq naik 1,9%.


Pada penutupan perdagangan Kamis lalu Indeks Dow Jones naik ke level 98,58 poin (0,59%) ke level 16.836,11, Indeks S&P 500 bertambah ke level 12,58 poin (0,65%) ke level 1.940,46, dan Indeks Komposit Nasdaq menguat 44,59 poin (1,05%) ke level 4.296,23.


(hen/hen)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Pesta Diskon Belanja Jakarta Great Sale Dimulai Hari Ini

Jakarta -Festival Jakarta Great Sale (FJGS) 2014 mulai dibuka hari ini di 75 mal di Jakarta. Diskon yang ditawarkan hingga mencapai 70% atau rata-rata diskon mencapai 50%.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI) Handaka Santosa kepada detikFinance, Sabtu (7/6/2014)


"Sore nanti akan dibuka oleh jam 18.30 WIB di Emporium Pluit, oleh Bapak Basuki T. Purnama (Plt Gubernur DKI Jakarta), bersama Menteri Pariwisata Mari Elka Pangestu," kata Handaka.


Handaka menjelaskan meski peresmian acara seremonial dibuka sore hari, bukan berarti mal-mal pada pagi dan siang harinya belum memberlakukan diskon besar-besaran. Beberapa mal sudah menerapkan diskon sebelum acara seremoni pembukaan FJGS berlangsung.


"Prinsipnya sale mulai tanggal 7 Juni resmi dicanangkan dimulai, tapi ada peritel yang mulai lebih awal," katanya.


Acara pesta diskon belanja yang dimulai 7 Juni-19 Juli 2014 ini menargetkan transaksi Rp 13,5 triliun atau naik 15% dari tahun lalu yang hanya Rp 11,8 triliun.


"Hampir semua merek ikut, diskon hingga ada yang 70%. Namun rata-rata maksimum 50%," katanya.


(hen/hen)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Bea Cukai: Ponsel Bergaransi Toko Dipastikan Barang Ilegal

Jakarta -Produk telepon seluler (ponsel) ilegal diduga banyak beredar di dalam negeri. Bagi konsumen yang ingin membeli produk ponsel bisa mengenali sebuah produk ilegal atau sebaliknya dari status garansinya.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Agung Kuswandono memberikan tips bagaimana membedakan produk ponsel yang diimpor secara resmi dengan ponsel yang diimpor secara ilegal alias barang selundupan.


"Gadget itu ada dua. Impornya itu memang tinggi, tapi ada juga yang diselundupkan. Kan di toko-toko itu ada yang garansi toko ada yang garansi pabrik, di sini bedanya," ujar agung di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (6/6/2014).


Perbedaan antara produk yang diimpor resmi dengan yang ilegal bisa dibedakan melalui status garansinya. "Kalau garansi toko hampir bisa dipastikan kalau itu diimpor tidak resmi," ujar Agung.


Alasannya, ponsel impor yang dilakukan secara ilegal biasanya dilakukan terpisah antara produk perangkat elektronika dengan kotak kemasannya.


"Gadget-nya datang duluan, baru kotaknya dikirim sesudahnya. Nah nanti yang memberi segel itu ya pemilik tokonya sendiri. Makanya dibilang garansi toko," katanya.


Ia berharap konsumen bisa lebih jeli dalam membeli produk-produk elektronika termasuk ponsel agar tidak menyesal setelah membelinya.Next


(hen/hen)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»  

Tarif Bongkar Muat Petikemas di Priok akan Naik 15%

Jakarta -Seluruh Asosiasi Pengguna Jasa di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara menyetujui usulan kenaikan tarif THC (Terminal Handling Charges) yang diusulkan oleh PT Pelindo II kepada pemerintah.

Mereka adalah Asosiasi Pengguna Jasa di Pelabuhan Tanjung Priok yaitu Indonesian National Shipowners' Association (INSA), Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia (GINSI), Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) DKI Jakarta, Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI), dan Dewan Pelabuhan Tanjung Priok


Saat ini besaran THC di Priok sebesar US$95 per kontainer. Struktur biaya tersebut meliputi CHC sebesar US$83, PPN senilai US$8,3 dan surcharges US$3,7 untuk setiap kontainernya. Sesuai usulan kepada pemerintah, tarif CHC akan disesuaikan menjadi US$93 sedangkan THC menjadi US$110 atau naik 15%.


CHC adalah biaya bongkar muat petikemas dari kapal ke lapangan penumpukan terminal petikemas yang dibayarkan oleh perusahaan pelayaran ke terminal petikemas.


Sedangkan tarif THC dibayar oleh pemilik barang kepada perusahaan pelayaran. Tarif THC meliputi biaya CHC sebesar US$93, PPN US$9,3 dan Surcharge US$7,7. PPN sebesar US$9,3 akan masuk ke kas negara.


Bagi mereka kenaikan tarif tersebut dinilai wajar mengingat kinerja tiga operator utama yaitu JICT, KOJA dan MAL terus meningkat sejalan dengan peningkatan investasi yang dilakukan para operator pelabuhan Priok tersebut.


Ketua Umum Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) ALFI DKI Jakarta Sofian Pane mengatakan usulan penyesuaian tarif CHC di tiga terminal petikemas di Tanjung Priok sudah disosialisasikan kepada para asosiasi pengguna jasa di Tanjung Priok seperti ALFI, GINSI, GPEI dan INSA. Next


(hen/hen)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!




readmore »»