Wamentan: Pemerintah Kita Tak Berwibawa Cegah Kenaikan Harga

Jakarta - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Rusman Heriawan mengakui pemerintah tidak memiliki wibawa untuk mencegah terjadinya lonjakan harga kebutuhan pokok belakangan ini.

Sebagai Wamentan yang merupakan internal pemerintah, Rusman tak memungkiri kemampuan pemerintah hanya sebatas memberikan imbauan.


"Terus berulang-ulang tiap Puasa seperti ini selalu saja harga-harga naik, pemerintah seolah tidak berwibawa, karena hanya mengimbau dan tidak bisa intervensi menurunkan harga," ucap Rusman ketika berbincang di Kantornya, seperti dikutip Rabu (17/7/2013).


Menurut Rusman, belajar dari pengalaman tersebut sudah seharusnya pemerintah memikirkan instrumen yang bisa menjaga agar ketika harga pada naik, pemerintah masih bisa kendalikan.


"Perlu dipikirkan instrumen seperti penguasaan stok, agar kejadian seperti ini (harga naik) tidak terus berulang tiap tahun," ucap Rusman.


Saat ini diakui Rusman pemerintah hanya bisa menghimbau pelaku usaha agar jangan banyak-banyak ambil keuntungan, tidak bisa apa-apa, karena hampir sebagian besar harga sekarang diatur oleh pasar.


"Pemerintah tidak punya stok bawang, daging, cabe, telur dan lainnya, ketika harga naik pemerintah tidak bisa mengelontorkan stoknya tersebut untuk menstabilkan harga. Pemerintah hanya kuasai stok beras melalui penugasan Bulog, sehingga ketika harga beras naik Bulog ditugaskan menstabilkan dengan melakukan operasi pasar," paparnya.


(rrd/hen)