Direktur Utama BRI Sofyan Basir mengatakan, kapal tersebut nantinya akan digunakan untuk menyasar masyarakat daerah terpencil di pulau-pulau yang sulit terakses perbankan. Rencananya, di tahun depan perseroan akan meluncurkan 2 kapal untuk mendukung hal tersebut.
"Indonesia kan ada 60 pulau, antar pulau bisa dijangkau ada yang 3 jam kapal, 6 jam kapal, penduduknya susah jangkau bank. Makanya kita mau bikin kapal untuk cabang. Rencana tahun depan. Kami lagi desain kapal itu," ujar Sofyan saat ditemui di Gedung BRI, Jakarta, Rabu (23/10/2013).
Dia menjelaskan, untuk tahap awal perseroan akan merealisasikan rencana ini untuk daerah Kalimantan, Batam, dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Untuk awal 2 kapal dulu. Nanti kalau sudah berjalan ada 6 kapal. Ini akan melayani sepanjang Pulau Kapuas Kalimantan, nanti di Batam juga banyak pulau-pulau kecil, di Ambon, NTT," kata dia.
Lebih jauh dia menjelaskan, nantinya kapal ini akan keliling seminggu sekali untuk menjangkau masyarakat sekitar dengn dibantu 6 pegawai.
"Kita keliling seminggu sekali, keliling pulau itu, kreditnya banyak, cabangnya banyak, baru bikin teras, ada 6 orang seminggu keliling di darat 3 hari. Ini kapal canggih jadi tahu daerah-daerah terluar," katanya.
Dia menambahkan, kapal ini termasuk dalam kapal canggih yang bisa menampung 12 orang dengan panjang 16 meter dan lebar 7 meter.
"Kapalnya bisa 12 orang panjang 16 meter lebar 7 meter. Investasi sedang dihitung," ujar dia.
(drk/dru)
Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!