"Saya kira semua kota bisa menggunakan kalau barangnya seperti ini. Karena murah, 30 kilometer hanya butuh Rp 3 triliun. Provinsi yang lain itu bisa membangun, bisa memulai," jelas Jokowi di pabrik yang lokasinya di Jalan Cagak, Desa Bunihayu, Subang, Jawa Barat, Selasa (2/4/2014).
Metro kapsul memang produk transportasi baru asli Indonesia. Saat berkunjung ke pabrik itu, Jokowi merasa yakin alat transportasi ini bisa digunakan.
"Dan kalau lihat pabriknya saya juga yakin. Hanya untuk memulai sesuatu yang baru butuh keberanian, butuh keputusan politik, apakah produk ini mau dipakai atau tidak dipakai," tutur Jokowi.
Menurut Jokowi, karena hanya membutuhkan Rp 3 triliun setiap 30 km, maka APBN akan mampu membiayainya. Dia mengatakan, metro kapsul bisa dibangun di jalur-jalur lalu lintas padat.
"Ini sangat penting untuk jalur yang sangat padat. Membutuhkan tepat waktu karena saya pernah terlambat 4 kali naik pesawat. Ketepatan waktu penumpang ke bandara itu harus bisa terjamin. Yang paling penting kita lihat barangnya, punya keyakinan siapkan komponennya dan kemudian akan ada keputusan politiknya," paparnya.
(dnl/ang)
Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!