Meski berstatus Plt, Husen diberi kewenangan penuh untuk mengambil kebijakan strategis terhitung mulai 1 Oktober 2014 sampai ditunjuknya Dirut Pertamina definitif oleh pemegang saham.
Bambang Brodjonegoro selaku Komisaris Pertamina menerangkan penunjukan Husen karena 2 hal. Husen dinilai paling senior di antara Direksi Pertamina.
"Kemudian Pertamina yang penting ada di hulu, profit terbesar ada di hulu. Kita minta perhatikan di hulu, di antaranya menaikkan lifting minyak," kata Bambang di Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (1/10/2014).
Berikut profil singkat Husen, bos baru Pertamina:
Pendidikan
1984: Sarjana Geologi di Institut Teknologi Bandung.
1989: Magister Sains di University of London.
Karir
1984-2001:
- Geologist di Divisi Eksplorasi LEMIGAS.
- Kepala Remote Sensing & GIS Studies Group.
- Kepala Unit Layanan Teknis Eksplorasi LEMIGAS.
2001-2005: Kepala Divisi Eksplorasi LEMIGAS.
2005-2011: Asisten Deputi Bidang Perminyakan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
2011-sekarang: Direktur Hulu Pertamina.
(feb/hds)
Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!