Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG naik 10,995 poin (0,21%) ke level 5.148,574 di tengah tren pelemahan bursa Asia. Pelaku pasar masih lakukan aksi tunggu.
Aksi beli belum terlalu ramai, masih banyak juga aksi ambil untung yang terjadi di lantai bursa. Indeks sempat jatuh ke titik terendahnya hari ini di 5.124,230.
Pada penutupan perdagangan Sesi I, Rabu (1/10/2014), IHSG naik tipis 8,301 poin (0,16%) ke level 5.145,880. Sementara Indeks LQ45 bertambah 1,169 poin (0,13%) ke level 874,247.
Saham-saham unggulan jadi incaran aksi beli investor, terutama di sektor perkebunan dan finansial. Aksi jual investor asing menghambat penguatan IHSG.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat laju inflasi September 2014. Bulan lalu, terjadi inflasi 0,27% secara bulanan. Dengan demikian, laju inflasi September 2014 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year) adalah 4,53%. Sementara laju inflasi Januari-September 2014 (year to date) adalah 3,71%.
Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 111.768 kali dengan volume 3,3 miliar lembar saham senilai Rp 2,6 triliun. Sebanyak 132 saham naik, 118 turun, dan 80 saham stagnan.Next
(ang/hds)
Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!