Jokowi: Singapura Mau Bangun Kereta Cepat ke Kuala Lumpur, Kita Harus Cepat!

Jakarta -Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengingatkan soal rencananya untuk membangun infrastruktur secara besar-besaran. Ini disampaikan Jokowi saat menghadiri penutupan Rapat Kerja Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Dirinya mengatakan, Singapura saat ini mau membangun kereta cepat menuju Kuala Lumpur sejauh 340 Km. Indonesia tidak boleh kalah cepat membangun infrastruktur, agar daya saing meningkat.


"Saya tanya pada PM Lee (Hsien Loong) di Singapura. Dia mau bangun kereta api cepat dari Singapura ke Kuala Lumpur. Kalau ini (infrastruktur) tidak dilakukan cepat, maka daya saing akan lemah dan orang akan pindah," jelas Jokowi dalam acara di kantor pusat BPK, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (16/12/2014).


Infrastruktur yang didorong Jokowi adalah pembangunan proyek jalan tol trans Sumatera dan juga kereta api.


Caranya membangun infrastruktur, pertama Jokowi mengalihkan subsidi BBM ke sektor produktif. Menurutnya, membangun tol di Sumatera dan Kalimantan, hanya membutuhkan Rp 360 triliun.


Bahkan bila anggaran subsidi energi Rp 1.300 triliun yang habis selama 10 tahun belakangan ini digunakan untuk membangun jalan tol, Jokowi mengatakan, bisa ada 16.000 km jalan tol yang dibangun.


"Jadi bayangkan betapa ada ketidakefisienan dalam APBN," jelas Jokowi.Next


(dnl/hen)