2 Kontainer Apel Impor AS Berbakteri Mematikan Masih Tertahan di Priok

Jakarta -Balai Besar Karantina Pertanian Tanjung Priok berhasil menggagalkan masuknya 2 kontainer apel impor asal Amerika Serikat (AS), yaitu granny smith dan gala, yang positif mengandung bakteri mematikan, Listeria Monocytogenes.

Saat ini kedua kontainer yang masing-masing berisi apel dengan berat 16,8 ton dan 19,5 ton masih berada di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.


"Sekarang masih berada di CDC (Container Depo Center) Banda, Pelabuhan Tanjung Priok masih disegel merah," ungkap Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Tanjung Priok Purwo Widianto saat ditemui detikFinance, di ruang kerjanya, Selasa (3/3/2015).


Purwo menjelaskan, kedua kontainer berisi apel tersebut positif mengandung bakteri Listeria Monocytogenes. Hal itu terjadi, setelah pihak Balai Karantina mengambil beberapa sampel apel yang kemudian dikirim ke Surabaya, Jawa Timur untuk diuji lab.


"Uji lab dilakukan PT Angler BioChamLab dan sampel ternyata positif," imbuhnya.


Sementara itu, dokumen perizinan kedua kontainer apel impor itu sah dan legal. Importir yang tidak disebutkan namanya itu, telah mengurus beberapa proses perizinan dokumen impor, seperti PIB atau Pemberitahuan Impor Barang, dan SPPB atau Surat Perintah Pengeluaran Barang.


Diketahui, kedua kontainer tersebut diangkut menggunakan kapal Oocl Goangzhou dari Amerika Serikat (AS), dan sempat transhipment (bongkar muat di tengah laut) di Singapura. Namun tidak diketahui detil, asal pasti apel tersebut..


Importir kemudian diketahui, meminta pengajuan proses pemasukan barang pada 28 Januari 2015, dan diperiksa oleh Balai Karantina Pertanian Tanjung Priok pada 30 Januari 2015.


"Kemudian kita melakukan pengujian hasilnya positif," jelasnya.


(wij/dnl)

Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com

Informasi pemasangan iklan

hubungi : sales[at]detik.com