Melemahnya angka penjualan otomotif dan situasi di Iran terkait nuklir, membuat investor saham menghentikan sementara aksi belinya. Investor juga menunggu dikeluarkannya data ekonomi baru pada pekan ini.
"Kami hanya bergerak sedikit terlalu cepat, sehingga masuk akal bila mundur sedikit," ujar Analis, Brian Lazorishak dilansir dari Reuters, Rabu (4/3/2015).
Pada perdagangan Selasa (3/3/2015), indeks Dow Jones Industrial Average turun 85,26 poin (0,47%) ke level 18.203. Sementara indeks S&P 500 turun 9,61 poin (0,45%) ke level 2.107,78. Indeks Nasdaq turun 28,2 poin (0,56%) ke level 4.979,9.
Penurunan bursa dipimpin oleh saham-saham sektor teknologi. Ini karena aksi ambil untuk yang dilakukan investor, setelah sehari sebelumnya naik tinggi.
Sekitar 6,3 miliar lembar saham diperdagangkan di Wall Street kemarin. Ini di bawah rata-rata 5 hari sebelumnya, yaitu 6,5 miliar lembar saham.
(dnl/dnl)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com