Ahok Sebut Ada 'Anggaran Siluman' Rp 12 T, Apakah BPK Akan Turun Tangan?

Jakarta -Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sampai saat ini belum memiliki rencana untuk ikut mendalami 'anggaran siluman' di APBD DKI Jakarta 2015. Namun di sisi lain, auditor negara ini mencatat laporan keuangan Pemprov DKI Jakarta mengalami penurunan kualitas.

Harry Azhar Azis, Ketua BPK, menyebutkan pihaknya belum berencana melakukan audit investigatif terhadap dugaan 'kongkalikong' anggaran Rp 12 triliun yang disangkakan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Purnama (Ahok) tersebut.


"Sekarang belum. Kalau kita memperdalam, apakah ada kejahatan terhadap keuangan negara? Kalau seperti Century dan Hambalang kan kita lakukan audit investigasi," kata Harry di Graha CIMB Niaga, Jakarta, Rabu (4/3/2015).


Namun, lanjut Harry, BPK menemukan bahwa kualitas laporan keuangan DKI Jakarta mengendur. Penurunan kualitas ini terjadi pada 2013.


"DKI turun opininya menjadi WDP (Wajar Dengan Pengecualian) pada 2013. Tahun sebelumnya WTP (Wajar Tanpa Pengecualian)," katanya.


Sementara untuk audit laporan keuangan 2014, tambah Harry, sampai saat ini masih berlangsung. Tetapi Harry mengungkapkan ada beberapa hal yang menjadi catatan BPK.


"Ada beberapa anggaran belum bisa dipertanggungjawabkan," ungkapnya.


(feb/hds)

Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com

Informasi pemasangan iklan

hubungi : sales[at]detik.com