Money game yang sering keliru dianggap investasi ini pernah ramai dimainkan masyarakat Indonesia sejak 2012 dan berhenti di akhir tahun lalu dengan alasan sistem MMM harus diulang (restart/reset).
Tak sedikit masyarakat yang dapat untung besar selama permainan MMM berlangsung, iming-iming untung 30% benar-benar diberikan selama ada orang yang sukarela menyetor uangnya.
Tapi tak sedikit pula yang kehilangan uangnya setelah menyetor ke MMM dan tak lama sistemnya di-restart pada akhir 2014 lalu. Tapi tampaknya kehilangan uang ini tidak membuat pemain MMM kapok.
Salah satu pemain lama MMM bernama Melly mengaku sudah kembali bergabung dengan MMM. Ia merupakan salah satu pemain lama yang sempat mendapat untung hingga lebih dari Rp 20 juta sebelum MMM di-reset tahun lalu.
"Dulu aktif main. Modalnya hanya Rp 1 juta padahal, tapi untungnya lebih dari Rp 20 juta," katanya kepada detikFinance, Rabu (1/4/2015).
Melly juga mengaku kehilangan uang ketika MMM kolaps tahun lalu, sekitar Rp 5 juta sudah ia setorkan (Provide Help/PH), tapi setelah ditunggu selama satu bulan lebih boro-boro dapat untung 30%, uangnya yang disetor saja tidak balik sama sekali.Next
(ang/dnl)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com