Menperin 'Jualan' Kacang Rote ke Bos GarudaFood, Orang Terkaya RI

Jakarta -Chairman GarudaFood Group Sudhamek AWS mendatangi Menteri Perindustrian (Menperin) Saleh Husin di kantor Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Jalan Gatot Soebroto, Jakarta. Dalam pertemuan itu juga dibahas soal rencana pemanfaatan kacang rote di NTT sebagai bahan baku GarudaFood.

Pengusaha yang masuk daftar orang terkaya ke-45 di Indonesia versi Forbes 2014 dengan kekayaan US$ 655 juta ini melaporkan mengenai perkembangan investasinya bersama perusahaan Jepang, Suntory.


Sudhamek yang memakai batik berwarna biru datang dengan membawa beberapa produk GarudaFood dan memperkenalkannya kepada sang menteri.


"Kita lapor mengenai perkembangan investasi yang kita lakukan. Terutama kita kerjasama dengan Suntory dari Jepang," kata Sudhamek usai pertemuan Selasa (3/3/2015).


‎Sudhamek mengatakan, pihaknya juga membahas mengenai kemungkinan pengembangan produk dengan menggunakan bahan baku dari Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur, yang merupakan kampung halaman Saleh Husin.


‎Rencana ini juga dibenarkan oleh Saleh Husin, saat memberikan tanggapannya soal pertemuannya.


"Saya sampaikan di daerah saya Pulau Rote punya produk yang khas kacang yang isinya besar sekali, GarudaFood kan menjadi satu kacang yang punya trademark tersendiri. Kacang Rote menjadi Kacangku. Kacang dari Indonesia Selatan," tutur Saleh berpromosi.


Terkait dengan investasi dengan perusahaan Jepang tersebut, Komisaris PT Garuda Food‎, Hartono Atmadja mengatakan, pabrik yang membuat jenis minuman dalam kemasan tersebut sudah beroperasi sejak Oktober 2014.


"Kapasitasnya 5 juta karton per tahun. Investasinya US$ 20 juta," tuturnya.


Saat ditanya mengenai ekspansi GarudaFood, Sudhamek dan Haartono belum mau memberikan keterangan. "Kita masih fokus dulu di sini (sekarang)," katanya.


(zul/hen)

Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com

Informasi pemasangan iklan

hubungi : sales[at]detik.com