Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, I Gustu Ngurah Wiratmaja Puja mengatakan, pemerintah akan menunjuk atau menugaskan pihak BUMN atau swasta untuk membangun 22 SPBG ini dengan biaya dari APBN.
"Total anggaran Rp 1,6 triliun," kata Wiratmaja saat ditemui di SPBG Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa (3/3/2015).
Ngurah menjelaskan, dengan selesainya 22 SPBG tahun ini, nantinya total akan ada 28 SPBG yang beroperasi dan tersebar di wilayah Jabodetabek. 22 SPBG ini nantinya juga akan dioperasikan oleh BUMN dan swasta.
Di tempat yang sama, Menteri ESDM Sudirman Said menjelaskan tentang kendala pengembangan SPBG selama ini. Kendala yang kerap dihadapi adalah ketersediaan pasokan gas, jaringan pipa, regulasi hingga adanya penolakan warga.
"Dibeberapa tempat ada fasilitas yang sama, tapi belum di operasikan karena kendala perizinan dan pasokan gas (SPBG di Ragunan, Jakarta Selatan). Itu yang sedang kita usahakan untuk diselesaikan," ujarnya.
(feb/rrd)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com