Komisaris Utama PT Jakarta Monorail Edward Soeryadjaya mengatakan ada 200 kereta untuk monorel yang akan diimpor selama 3 tahun ke depan. Tahap pertama akan dilakukan impor sebanyak 30 kereta secara utuh.
"Kereta pertama yang akan diimpor untuk tahap pertama itu 30 kereta secara bulat-bulat diimpor dari China," ungkap Edward saat peresmian monorel di Taman 66, Kuningan, Jakarta, Rabu (16/10/2013)
Sementara untuk tahap selanjutnya, impor kereta tidak dilakukan secara utuh, artinya ada komponen-komponen kereta yang dipasang di dalam negeri. Sehingga, menurut Edward akan membuka peluang perusahaan di dalam negeri bergabung.
"Mulai dari kereta ke-31, itu diharapkan dirakit di dalam negeri. Karena itu ada 200 kereta yang akan diimpor," sebutnya.
Waktu impor akan disesuaikan dengan berjalannya pembangunan di dalam negeri. Dari proyeksinya, jalur monorel green line ditargetkan selesai pada awal tahun 2016. Sehingga impor kemungkinan dilakukan tahun 2015.
"1 kereta ada 4 gerbong ada 6 gerbong dan 8 gerbong," kata Edward.
Sebelumnya PT Jakarta Monorail (JM) dan China Communications Construction Company Ltd (CCCC) selaku kontraktor monorel sepakat untuk membangun pabrik khusus untuk pemeliharaan dan perakitan kereta monorel yang diimpor dari China. Selain itu, rencananya PT JM akan menggandeng PT INKA (Persero) untuk merakit 170 kereta dari 200 kereta yang akan digunakan PT JM.
(mkl/hen)
Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!